Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains http://ejurnalunsam.id/index.php/JPFS <p align="justify">Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) merupakan jurnal peer-reviewed, yang diterbitkan secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra. Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) ini berisikan artikel hasil penelitian ataupun hasil kajian studi literatur di bidang kajian Pendidikan Fisika dan Sains Fisika dari para Peneliti, Dosen, Guru, dan Mahasiswa seluruh Indonesia. Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains juga melaporkan hasil riset temuan baru mengenai penerapan/pengembangan model pembelajaran, media pembelajaran, kurikulum, praktikum dan implementasi aplikasi terapan sains fisika. Reviewer dan Editor berasal dari dalam dan luar Universitas Samudra yang ahli dalam bidang kajian Pendidikan Fisika dan Sains Fisika. Kami Tim Redaksi Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Mengundang para Dosen, Peneliti, Guru dan Mahasiswa untuk mempublikasikan dijurnal ini.</p> Universitas Samudra en-US Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Pelaksanaan Praktikum Mata Kuliah Fisika Dasar I pada Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UNSAM Semester Ganjil Tahun Akademik 2017/2018 http://ejurnalunsam.id/index.php/JPFS/article/view/885 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Based on the Physics Education Study Program curriculum at the FKIP Samudra University, 1st Basic Physics course in the first semester of the lecture, where the course is 4 credits. The learning process, 3 credits of face-to-face process in the classroom, 1 credits carry out lab work in the laboratory. Problem formulation, "How far is the implementation of the 2017/2018 odd semester 1 Physics course practicum in the Physics study program FKIP Samudra University. The purpose of this study is," To find out the practicum of the Basic Physics course 1 odd semester 2017/2018 in physics studies FKIP Samudra University. The population of this study is, "All 2017/2018 odd semester students in the physics study program at the FKIP Samudra University, amounted to 23 people. Sampling was taken by total sampling, so the sample size was 23 people. The data collection method in this study used a questionnaire, which was divided into 23 students data processing methods, using simple statistics namely "percentage formula", namely:</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong> .</p> <p>onclusion, based on the results of research and data processing, the authors draw the following conclusions: 1. Basic Physics Practicum 1 semester 2017/2018 in the Physics study program FKIP Samudra University has been implemented, but is still limited to material: Calipers, scrop micrometers and waves . 2. There are basic physics practicum material 1 that have not been carried out in the 2017/2018 odd and fluid semester in optics, although equipment and facilities are available.&nbsp;Keywords: Practicum, Basic Physics 1, Students</p> Teuku Hasan Basri Bachtiar Akob ##submission.copyrightStatement## 2018-11-09 2018-11-09 1 01 1 4 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KONVERSI ENERGI GERAK MENJADI ENERGI LISTRIK SKALA LABORATORIUM http://ejurnalunsam.id/index.php/JPFS/article/view/970 <p><em>Fisika adalah Permasalah utama yang sering terjadi pada pelaksanaan kegiatan praktikum fisika adalah ketiadaan alat/perangkat praktikum yang dibutuhkan dalam memahami konsep fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul konversi energi berdasarkan perangkat konverter energi gerak menjadi energi listrik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan langkah-langkah Define, Design, Develop. Define merupakan hasil observasi lapangan dan analisis kebutuhan pengembangan modul pada praktikum fisika dasar di Laboratorium Dasar Universitas Samudra. Design merupakan tahap perancangan perangkat konverter energi gerak-listrik serta rancangan modul yang sesuai. Develope merupakan tahap pengembangan modul berdasarkan perangkat yang sudah jadi. Pada tahap ini dilakukan expert judgment oleh dosen ahli sebagai bahan revisi. Judgment yang dilakukan adalah menentukan keakuratan instrument/ draft modul baik dari segi isi maupun konstruksi. Produk akhir dari penelitian ini adalah berupa perangkat konverter energi gerak-listrik beserta modul pembelajaran yang telah dikembangkan berdasarkan perangkat konverter. Hasil uji pakar, perangkat dan modul yang dikembangkan secara efektif dapat digunakan dalam kegiatan praktikum fisika dasar</em></p> Muhammad Yakob ##submission.copyrightStatement## 2018-12-03 2018-12-03 1 01 5 10 TERMODINAMIKA PADA PROSES PEMBENTUKAN BATUAN PERMATA (IDOKRAS) ACEH http://ejurnalunsam.id/index.php/JPFS/article/view/968 <p><em>Fisika adalah ilmu yang berbasis pada konteks alam sehingga seluruh peristiwa alam pada dasarnya dapat dijelaskan secara fisika. Proses pembentukan batu mulia ataupun semi-mulia berawal dari aktivitas dapur magma dan prosesnya merupakan rangkaian proses termodinamika. Dalam hal ini telah dianalisis hukum-hukum termodinamika pada proses pembentukan batu semi-mulia dengan sampel batu idocrase Aceh. Analisis dilakukan melalui studi literature. Hasil analisis berupa perumusan kembali hukum-hukum termodinamika dan bentuk diagram fasa sederhana untuk batu Idocrase Aceh.</em></p> dona mustika ##submission.copyrightStatement## 2018-12-04 2018-12-04 1 01 11 15 PERANAN PENGGUNAAN ALAT LABORATORIUM SEBAGAI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN SUHU http://ejurnalunsam.id/index.php/JPFS/article/view/1017 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran fisika adalah alat-alat yang tersedia di laboratorium.&nbsp; Penelitian ini dilaksanakan pada SMP Negeri 3 Langsa yang berjudul&nbsp; “Peranan Penggunaan Alat Laboratorium Sebagai Media Dalam Pembelajaran Suhu Pada SMP Negeri 3 Langsa Tahun Pelajaran 2018/2019”. Rumusan masalah: “Berperankah alat laboratorium sebagai media dalam pembelajaran Suhu Pada SMP Negeri 3 Langsa &nbsp;Tahun Pelajaran 2018/2019”. Tujuan penelitian: “ Untuk mengamati peranan alat laboratorium sebagai media dalam pembelajaran Suhu&nbsp; pada SMP Negeri 3 Langsa &nbsp;Tahun Pelajaran 2018/2019. Populasi dalam penelitian ini adalah, “Seluruh siswa kelas VII semester 1 tahun pembelajaran 2018/2019 SMP Negeri 3 Langsa sebanyak sepuluh kelas dengan jumlah &nbsp;siswa 250 orang.&nbsp; Sedangkan sampel kelas VII <sub>1&nbsp; </sub>dan Kelas VII <sub>2 </sub>&nbsp;yaitu 62 orang.&nbsp; Metode untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini digunakan metode “Metode eksperimentasi”.&nbsp; Instrumen dalam penelitian ini&nbsp; : adalah “Tes”, Metode pengolahan data digunakan “t-tes”, menurut Sudjana (2008:239), dirumuskan :</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p>Kesimpulan : berdasarkan uji-t&nbsp; yang mempunyai nilai t<sub>hitung</sub> &gt; t<sub>tabel</sub>, atau 2,9&nbsp; &gt; 1,67, maka hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan : “ Bahwa alat laboratorium relatif berperan sebagai media dalam pembelajaran Suhu&nbsp; SMP Negeri 3 Langsa &nbsp;Tahun Pelajaran 2018/2019.</p> <p>&nbsp;<strong><em>Kata Kunci</em></strong><em>: Alat Laboratorium, Media , Siswa</em></p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Teuku Hasan Basri Ilyas Ilyas Sopian Sopian ##submission.copyrightStatement## 2018-12-14 2018-12-14 1 01 16 20 ANALISIS KONSEPSI SISWA KONSEP DINAMIKA GERAK http://ejurnalunsam.id/index.php/JPFS/article/view/1064 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This research is a kind of qualitative descriptive research that aims to determine the level of misconception and understanding of students' concepts on the subject of motion dynamics in one of the State High Schools in West Aceh District Day. This study was conducted on 40 students of class XII majoring in Natural Sciences with sampling techniques carried out by purposive random. Data retrieval is done by means of diagnostic tests and interviews, to distinguish students who experience misconceptions, misconceptions, and concepts that are in accordance with scientific concepts used the CRI (Certain Respondent Index) method. The results showed that the average level of physics misconception of students in the concept of style was 41.64%, 18.36% answers were in accordance with scientific concepts, and as many as 40% of students lacked knowledge. From the results of the study it can be said that the average level of physical misconception of students is high compared to the answers of students who answer questions according to scientific concepts. The high percentage of students who experience misconceptions and students who lack knowledge shows that students' conceptual understanding is still very low. It is expected that the teachers and lecturers can analyze the students' initial conception so that misconceptions can be overcome from the beginning.</p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Kata kunci: </em><em>Miskonsepsi, Dinamika Gerak, Certain Responden Index</em><em>)</em></p> <p>&nbsp;</p> Hendri Saputra ##submission.copyrightStatement## 2018-12-26 2018-12-26 1 01 21 31