Judul Historical Heritage as a Media for Educational and Cultural Awareness of the Community

Peninggalan Sejarah Sebagai Media Edukasi Dan Kesadaran Budaya Masyarakat

  • rikaa rikaa Mahasiswa
  • Reni Atmini Universitas Samudra, Langsa-Aceh, Indonesia
Keywords: Historical Heritage, Educational Media, Community Culture

Abstract

Peninggalan sejarah memiliki peran penting dalam media edukasi yang memperkaya wawasan masyarakat tentang peradaban masa lalu. Selain sebagai media edukasi, peninggalan sejarah juga berperan dalam meningkatkan kesadaran budaya di kalangan masyarakat. Dengan mengenal dan memahami warisan budaya, masyarakat lebih menghargai identitas nasional serta memiliki kesadaran untuk melestarikannya.. Seperti Museum Bale Juang yang ada diKota Langsa adalah salah satu contoh nyata bagaimana peninggalan sejarah dapat digunakan untuk menambahkankepedulian dan dapat menawarkan gagasan serta kreativitas tentang pelestarian sebagai generasai muda yang perlu mendapat edukasi yang baik tentang keperhatian ini sehingga tumbuh kepedulian untuk menjaga pelestaraian peninggalan sejarah. Musium bale juang memiliki beberapa kolesi yang mencakup naskah Al-Qur'an kuno, uang Bon Kontan, senjata peninggalan Belanda dan Jepang, serta artefak budaya Aceh, museum ini menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat dan pelajar tentang sejarah serta nilai-nilai budaya lokal ,Sebagai media edukasi, Museum Bale Juang Kota Langsa memiliki peran dalam melestarikan benda dan struktur cagar budaya serta memberikan ruang bagi penelitian dan pendidikan. Melalui kegiatan interaktif dan edukatif, museum ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak, tetapi juga sebagai wahana bagi masyarakat untuk memahami perjalanan sejarah bangsa. Dengan pendekatan ini, masyarakat dapat lebih menghargai warisan budaya dan sejarah yang dimiliki, sehingga kesadaran akan pentingnya menjaga identitas budaya semakin meningkat dan pelestarian tidak hanya sebatas melindungi warisan budaya atau dengan menjaga kebersihannya, tetapi juga mengembangkan dan memanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

References

Almahdar, P. F. (2018). Perancangan Museum Batik Kauman Yogyakarta Dengan Pendekatan Adaptive Reuse dan Infill Desain Rumah Batik Handel. 1–34. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/24066/4/Chapter II,pdf.

Faizuddin, H. (2017). Metode Pengumpulan Data. Uniersitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 1–4. http://repository.uin-malang.ac.id/1123/

Mulyadi,U.(2020).Bagaimana Museum Mendapatkan Koleksi ?https://www.museumnasional.or.id/3403-3403

Nugrahani, F. (2008). dalam Penelitian Pendidikan Bahasa (Vol. 1, Issue 1).https://library.stiba.ac.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/ZTAyMWVkYzVlNTY4NWMyYWI1NjZhNThmNjIyOTYzZDg3YWUxYjdjNA%3D%3D.pdf

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Sugiyono - 2015.pdf

Published
2025-05-02
How to Cite
rikaa, rikaa, & Atmini, R. (2025). Judul Historical Heritage as a Media for Educational and Cultural Awareness of the Community. Journal of Social Studies Research, 1(1 Jan-Jun), 31-38. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/JSSSR/article/view/11406