Pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan tanaman buah naga (Hyloceareus polyrhizus)
Abstract
Buah naga adalah salah satu buah tropis yang kaya antioksidan sehingga dapat mengurangi risiko penyakit degeneratif. Budidaya buah naga yang diharapkan dapat berkontribusi pada aspek ekonomi dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap dan non faktor diulang sebanyak 3 kali. Pertimbangan pertama adalah mengenai media tanam, dengan opsi A0 yaitu menggunakan tanah sebagai kontrol. A1 terdiri dari tanah, pupuk, dan pasir dalam perbandingan tertentu, dan A2 terdiri dari tanah, pupuk, dan arang sekam dalam perbandingan yang sama. Terakhir terdapat opsi 2 yang mencakup tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dalam perbandingan yang sama. Parameter yang diukur dalam percobaan ini adalah rerata jumlah tunas, panjang tunas dan waktu muncul tunas. Hasil penelitian menunjukkan panjang tunas dan rerata jumlah tunas tidak berpengaruh nyata sedangkan pada jumlah munculnya tunas berpengaruh nyata pada perlakuan A2.
References
Djamila S, Budiastra IW, Sutrisno. 2010. Ultrasound Wave Transmission Characteristics and Its Relationships with Physico-Chemical of Dragon Fruit.
Daniel Kristanto. 2009. Buah Naga: Pembudidayaan di Pot dan di Kebun. Penebar Swadaya, Jakarta.
Harjadinata SS. 2009. Zat Pengatur Tumbuh: Pengenalan dan Petunjuk Penggunaan pada Tanaman. Penebar Swadaya, Jakarta.
Mayulanda F. 2021. Uji Berbagai Jenis Media Tanam dan ZPT Root Up Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Nilam (Pagostemon cablin Benth). [Doctoral dissertation]. Program Pascasarjana, Universitas Islam Riau.
Rohmaningsih NS. 2002. Mempelajari Penutupan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon) Varietas Tifdwarf pada Media Tanam Campuran Pasir dan Arang Sekam Menggunakan Image Processing. [Skripsi]. Program Sarjana, Fakultas Teknologi Pertanian Bogor.






