Ekstraksi minyak atsiri bunga cempaka putih (Michelia alba DC) menggunakan metode enfleurasi dengan media lemak hewani dan nabati
Abstract
Bunga cempaka putih berpotensi untuk menghasilkan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi metode ekstraksi enfleurasi dalam menghasilkan minyak atsiri dengan menggunakan media lemak hewani dan nabati pada sampel bunga cempaka putih (Michelia alba DC) dengan parameter pengamatan persentase rendeman dan karakteristik minyak atsiri yang dihasilkan. Rendeman dan minyak atsiri yang dihasilkan dari 1463 g simplisia (15,61 g ekstrak) menggunakan media lemak hewani adalah 1,06% dan 16,5 mL. Adapun rendeman dan minyak atsiri yang dihasilkan dari 1467,78 g simplisia (16,35 g ekstrak) menggunakan media lemak nabati adalah 1,16% dan 21,5 mL. Karakteristik minyak atsiri dengan media lemak hewani berwarna kuning tua, bau khas terasa bau lemak hewani, indeks bias 1,049 dan berat jenis 0,907 g/ml sedangkan minyak atsiri dengan media lemak nabati berwana kuning muda, bau khas bunga cempaka putih segar, indeks bias 1,018 dan berat jenis 0,914 g/ml. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi untuk pengembangan penelitian minyak atsiri M. alba DC. di masa mendatang.
References
Elisa. (2023). Perbandingan metode destilasi uap dan enfleurasi dalam ekstraksi minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata). Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Fitri, A. (2018). Bunga Cempaka Putih Dalam Penciptaan Keramik Dekoratif Fungsional. Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Fitri, A. C., & Proborini, W. D. (2018). Analisa Komposisi Minyak Atsiri Kulit Jeruk Manis Hasil Ekstraksi Metode Microwave Hydrodiffusion and Gravity Dengan Gc-Ms. Reka Buana: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 3(1), 53-58.
Julianto, T. S. (2016). Minyak Atsiri Indonesia. Yogyakarta: deepublish.
Katareen. (2005). Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Jakarta: UI Press. Laksono, T. (2013). Pengaruh Jenis Katalis NaOH dan KOH serta Rasio Lemak denganMetanol terhadap Kualitas Biodiesel Berbahan Baku Lemak Sapi. Makasar: Universitas Hasanudin.
Nugroho, A. (2017). Teknologi Bahan Alam. Mangkurat, Banjarmasin.: Universitas Lambung.
Oktavianawati, I. W. (2018). Aplikasi Teknologi Pembuatan Sabun Mawar Pada Kelompok Petani Mawar di Kabupaten Jember. Prosiding SENIATI 4(2), 391- 393.
Patrisia, S. W. (2017). Pengaruh Jenis Lemak dan Minyak Nabati Pada Proses Ekstraksi Sistem Enfleurasi Terhadap Karakteristik Minyak Atsiri Bunga Kamboja Cendana (Plumeria alba). Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri 5(2), 38- 46.
Pratama, P. R., Isman, F., & Fadlan, D. A. (2022). Penyelidikan Aktivitas Antikanker Payudara Oleh Minyak Atsiri Bunga Michelia alba Secara In Silico. al Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan 9(1).
Sabrina, S. N. (2012). Pengambilan Minyak Atsiri dari Melati dengan Metode Enfleurasi dan Ekstraksi Pelarut Menguap.
Silalahi, M., Sutoyo, M., & Cawang. (2023). Michelia alba DC (Botany, benefits and its essential oils). GSC Biological and Pharmaceutical Sciences 22(1), 365- 370, 368.
Suleman, N., Abas, & Paputungan , M. (2019). Esterifikasi dan Transesterifikasi Stearin Sawit untuk Pembuatan Biodiesel. Jurnal Teknik, 66-77.
Sundari, E., Pasymi, Praputri, E., & Sofyan. (2021). Pengambilan Minyak Atsiri Bunga Melati Dengan Metode Enfleurasi . Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 25.
Yuliana, Y. (2021). Perbedaan Aktivitas Air Kelapa dan Giberelin Terhadap Pertumbuhan Kalus Dari Bagian Pucuk Bunga Jeumpa (Michelia Champaca L.) Secara In Vitro. (Doctoral dissertation, UIN AR-RANIRY).
Yulianingsih, A. D. (2007). Teknik Enfleurasi Dalam Proses Pembuatan Minyak Mawar. J. Hort 17(4), 393-398.
Zahrina, C. (2020). Tanaman Bunga Dalam Kehidupan Masyarakat Aceh. Banda Aceh.






