The Effect of Different Fat Contents on the Growth of Relo Fish (Rasbora sp.)
Pengaruh Kadar Lemak Berbeda Terhadap Pertumbuhan Ikan Relo (Rasbora sp.)
Abstract
Ikan relo (Rasbora sumatrana) merupakan salah satu ikan yang berasal di Danau Laut Tawar. Ikan relo memiliki genus yang sama dengan ikan depik, namun secara genetik berbeda. Tingginya permintaan ikan relo menyebabkan meningkatnya upaya penangkapan terhadap ikan relo. Domestikasi adalah upaya menjinakkan dan mengadaptasikan ikan dari kehidupan liar (habitat asli) ke lingkungan budidaya. Lemak adalah salah satu makronutrien yang dibutuhkan dalam pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pakan dengan kadar lemak berbeda terhadap pertumbuhan ikan relo. Penelitian ini dilakukan pada bulan April - Mei 2024. Ikan relo yang digunakan berukuran 3 – 4 cm. Dosis kadar lemak pada penelitian ini yaitu P1 (14%), P2 (16%) dan P3 (18%). Hasil penelitian menunjukkan dosis kadar lemak yang terbaik untuk bobot mutlak yaitu P3 (0,22 g), panjang mutlak yaitu P1 (0,29cm), laju pertumbuhan harian yaitu P3 (0,56%/hari), efesiensi pakan yaitu P3 (51,39), dan untuk kelangsungan hidup berkisar (91,11 – 95,55 %).
References
Afrianto E, Liviawaty E. 2005. Pakan Ikan. Kanisius. Yogyakarta. Pp. 141.
Bhatnagar A, Devi P. 2019. Water quality guidelines for the management of pond fish culture. International Journal of Environmental Sciences. 5(2):1–30.
Djunaidah IS, Toelihere MI, Effendie S, Sukimin, Riani E. 2004. Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Kepiting Bakau (Scylla paramamosain) yang Dipelihara pada Substrat Berbeda. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, 9(I): 20-25.
Dunham RA. 2008. Aquaculture and Fisheries Biotechnology. Genetic Approaches. Department of Fisheries and Allied Aquacultures, Auburn University. Alabama. USA. Pp. 37.
Effendie M. 2002. Pengantar Akuakultur. Pengantar Swadaya. Jakarta.
Fauzi M, Aryani N. 2021. Pengaruh Teknik Adaptasi Salinitas Terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Larva Bawal Air Tawar (Colossoma Macropomum ). Jurnal Akuakultur Sebatin. 2(2).
Hasri I, Rosa J, Fitri L. 2012. Komposisi, Luas Relung dan Tumpang Tindih Makanan Komunitas Ikan Dominan di Danau Laut Tawar.
Lante S. 2010. Pengaruh Pemberian Pakan Buatan dengan Kadar Protein Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Beronang. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau. Sulawesi Selatan. 743 pp.
Muchlisin Z. 2011. Depik, eas, dan relo: yang manakah Rasbora tawarensis. Jurnal Iktiologi Indonesia, 11(1): 93-98.
Muchlisin Z, Fadli N, Siti-Azizah M. 2012. Genetic variation and taxonomy of Rasbora group (Cyprinidae) from Lake Laut Tawar, Indonesia. Journal of Ichthyology, 52: 284-290.
Mudjiman A, 2004. Makanan Ikan. Penerbit Swadaya, Jakarta.
Qinghui. 2005. Effects of dietary soybean protein levels on energy budget of the southern catfish (Silurus meridionalis). Comparative Biochemistry and Physiology. 14: 461-469.
Sanjayasari D, Kasprijo. 2010. Estimasi Nisbah Protein-Energi Pakan Ikan Senggaringan (Mystus nigriceps) Dasar Nutrisi untuk Keberhasilan Dokumentasi. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 15(2): 89-97.
Teletchea F. 2016. Is Fish Domestication Going Too Fast? Natural Resources, 7: 399-404.
Zonneveld N, Huisman EA, Boon JH. 1991. Prinsip-Prinsip Budidaya Ikan. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.






