PEMERIKSAAN FESES UNTUK PENENTUAN INFEKSI PARASIT DI RSUD LANGSA
Fitri Helmalia, Fadhliani
Abstract
Penyakit infeksi yang masih tinggi di Indonesia adalah penyakit infeksi cacingan. Menurut World Health Organization (WHO), diperkirakan sekitar satu milyar penduduk terinfeksi parasit cacing seperti Ascaris (800 juta), Ancylostoma duodenale (800 juta), Trichuris (500 juta). Prevalensi tertinggi terjadi karena kurangnya sanitasi dan didukung oleh iklim tropis. Walaupun penyakit infeksi cacingan tidak mendapat perhatian serius (neglected diseases), namun penyakit ini secara perlahan dapat menggerogoti kesehatan manusia, menyebabkan kecacatan tetap, penurunan intelegensi anak dan pada akhirnya dapat pula menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah angka kejadian infeksi cacing dan jenis infeksi cacing parasit di Kota Langsa khususnya RSUD Langsa. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah metode natif dengan sampel utama feses. Berdasarkan hasil pemeriksaan feses diketahui bahwa dari 25 pasien, 8% positf terinfeksi telur Tricuris trichiura dan 92% pasien bebas dari telur cacing. Adapun hasil berdasarkan umur, umur dibawah 5 tahun sangat rentan terhadap infeksi cacing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penduduk Kota Langsa masih terjaga dari terinfeksi parasit cacing.






