Jenis Burung Enggang (Bucerotidae) di Desa Nanga Raun Kecamatan Kalis Kabupaten Kapuas Hulu
Abstract
Burung Rangkong merupakan ikon hutan hujan tropis Asia yang berperan besar dalam penyebaran benih yang penting dalam menjaga kesehatan hutan hujan tropis. Burung Rangkong dilindungi oleh pemerintah Indonesia karena populasinya semakin berkurang. Penelitian burung enggang di desa Nanga Raun belum pernah dilakukan sehingga informasinya masih terbatas dan perlu dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah burung enggang yang ada di desa Nanga Raun. Penelitian ini menemukan empat spesies rangkong di Kalimantan Barat yaitu Anorrrhinus galeritus: 10 individu, Rhinoplax vigil: 11 individu, Buceros rhinoceros: 32 individu dan Aceros undulates: 20 individu. Rhinoplax vigil yang merupakan spesies paling terancam punah seharusnya ada perhatian lebih terhadap jenis Rhinoplax vigil karena perburuan burung cukup tinggi dan diperdagangkan secara internasional. IUCN menaikkan status gading burung ini hampir terancam punah satu tingkat lagi menuju kepunahan.
References
Aryanto. 2016. Keberadaan Burung Rangkong (Bucerotidae) di Gunung Betung Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman, Sylva Lestari 4(2): 9-16
Bibby CJND, Burgess DA, Hill, & Mustoe SH. 2000. Bird C T, Second Edition, Academic Press, London
Convention on International Trade in Endangered Spesies of Wild Fauna and Flora. 2016. Seventeenth Meeting of the Conference of the Paties Johannesburg, Cites Cop17, South Africa
Kemp A. 1995. The Hornbills, Oxford University, New York.
Kinnaird M & Hadiprakarsa Y. 2004. Foraging Characteristics of an Assemblage of Four Sumatran Hornbill Species. Bird Conservation International 14: 53-62.
Poonsawad P. 1993. Nest Site Characteristics of Your Sympatric Species of Hornbill in Khao Yai National Park’, Ibis, Mahidol University Bangkok, Thailand 137: 183-191






