https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/issue/feed Jurnal Jeumpa 2021-03-10T04:11:35+00:00 Mawardi mawardibio@unsam.ac.id Open Journal Systems <p align="justify">Jurnal Jeumpa merupakan artikel kajian bidang biologi baik yang bersifat Pendidikan Biologi dan Biologi Sains, yang diterbitkan secara berkala dua kali setiap tahun pada bulan Juni dan Desember dengan 10 artikel/Nomor atau 20 artikel/Volume oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Samudra. Jurnal Jeumpa ini berisikan artikel-artikel hasil penelitian dari Peneliti, Dosen, Guru, dan Mahasiswa seluruh Indonesia. Reviewer berasal dari dalam dan luar Universitas Samudra.</p> https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/3076 KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI PERAIRAN SUNGAI MINYAK KECAMATAN SEI LEPAN KABUPATEN LANGKAT 2021-03-10T04:11:35+00:00 Daniaty daniaty.barus96@gmail.com Marjanah marjanahbio@unsam.ac.id Setyoko setyoko@unsam.ac.id Ayu Wulandari ayuwuland.bio27@gmail.com <p>Plankton merupakan organisme (tumbuhan atau hewan) yang hidupnya melayang-layang di perairan dan berperan untuk menentukan kualitas suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan zooplankton di Perairan Sungai Minyak Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode survei dilapangan dan pengambilan sampel menggunakan metode <em>Purvosive sampling</em> yaitu sampel bertujuan. Pengambilan sampel terdiri dari tiga stasiun. Hasil penelitian di Perairan sungai minyak menunjukkan terdapat 48 jenis zooplankton dengan nilai indeks kelimpahan 70,4ind/L dengan kriteria kelimpahan plankton rendah sedangkan nilai Kelimpahan Relatif (KR) menunjukkan 1 % sehingga dinyatakan habitat tidak cocok untuk pertumbuhan plankton.</p> 2021-03-10T04:11:35+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/3071 KELIMPAHAN PLANKTON DI PERAIRAN SUNGAI PELAWI KECAMATAN BABALAN KABUPATEN LANGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA 2020-12-11T00:02:23+00:00 Sri Septia Dewi sriseptia09@gmail.com mawardi mawardi mawardibio@unsam.ac.id <p>Plankton merupakan organisme air yang hidup melayang-layang dan pergerakannya sangat dipengaruhi oleh gerakan air. Plankton merupakan organism yang peka terhadap perubahan lingkungan sehingga jumlah spesies plankton tertentu dapat digunakan sebagai indikator pencemaran suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan kelimpahan relatif plankton yang terdapatdi Perairan Sungai Pelawi Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode <em>purposive sampling. </em>Pengambilan sampel terdiri dari 3 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan plankton sebesar 16,93ind/L dengan kriteria kategori rendah, nilai kelimpahan relatif&nbsp; plankton sebesar 95,94% dengan kriteria kategori tinggi.</p> 2020-12-11T00:02:22+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/3072 PERBANDINGAN BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa Bilimbi ) DAN DAUN KEMANGI (Ocimum Sanctum ) SEBAGAI BAHAN PENGAWET ALAMI IKAN KEMBUNG (Rastrellinger sp.) 2020-12-11T00:15:47+00:00 Sumiati Sumiati ati20261103@gmail.com Marjanah Marjanah marjanahbio@unsamac.id <p>Ikan kembung merupakan salah satu spesies ikan dan komoditas pangan yang mudah mengalami kemunduran mutu. Buah belimbing wuluh dan daun kemangi dapat dijadikan alternatif sebagai pengawet, karena mengandung senyawa kimia yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan buah belimbing wuluh <em>(Averrhoa bilimbi </em>) dan daun kemangi <em>(Ocimum sanctum </em>) sebagai bahan pengawet alami terhadap nilai organoleptik ikan kembung (<em>Rastrellinger sp</em>.). Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Experimental Laboratories</em>. Penelitian menggunakan 6 perlakuan dan 4 ulangan yang terdiri (ekstrak buah belimbing wuluh P1=30%,P3=40%, P5=50%&nbsp; dan ekstrak daun kemangi P2=30%, P4=40%, P6=50%) dengan waktu penyimpanan selama 24 jam dan menggunakan 15 panelis semi terlatih. Data organoleptik dianalisis dengan uji ANOVA faktorial. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara buah belimbing wuluh dan daun kemangi terhadap daya tahan ikan kembung. Daun kemangi dengan konsentrasi 50% lebih efektif digunakan sebagai pengawet alami ikan kembung (<em>Rastrellinger sp</em>.).</p> 2020-12-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/3005 PEMANFAATAN BAHAN ALAMI SEBAGAI UPAYA PENGHAMBAT Candida albicans PADA RONGGA MULUT 2020-12-10T23:50:04+00:00 Nurul Makhfirah firanurul390@gmail.com Cut Fatimatuzzahra vivimardina@gmail.com Vivi Mardina vmardina@unsam.ac.id Rachmi Fanani Hakim vivimardina@gmail.com <p><em>Candida albicans</em> merupakan salah satu flora normal yang keberadaannya paling banyak terdapat pada rongga mulut, kulit, membran mukosa, saluran pencernaan, saluran pernapasan dan vagina. Penyakit yang disebabkan oleh <em>Candida albicans </em>yaitu penyakit kandidiasis oral (moniliasis). Penggunaan bahan obat-obatan dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan resistensi fungi terhadap obat dan beberapa obat memiliki efek negatif. Oleh karena itu berbagai penelitian telah dilakukan untuk mencari alternativ lain sumber obat yang mampu menghambat pertumbuhan <em>Candida albicans. </em>Umumnya penelitian melaporkan bahwa senyawa-senyawa yang terkandung pada tumbuhan memiliki sifat anti-fungi terhadap <em>Candida albicans. </em>Senyawa/ zat aktif tersebut adalah flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, polifenol, triterpenoid dan beberapa komponen aktif seperti <em>alpha-mangostin</em>.</p> 2020-12-10T23:50:03+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/3039 PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DAN BAMBOO DANCING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 6 LANGSA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 2020-12-10T23:43:19+00:00 devi suriyaningsih devisuriyaningsih7@gmail.com Tri Mustika Sarjani sarjani@unsam.ac.id <p>Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka mempengaruhi siswa agar dapat menyesuaikan diri sebaik mungkin terhadap lingkungannya. Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di SMP Negeri 6 Langsa, diperoleh beberapa informasi bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar IPA. Beberapa permasalahan tersebut antara lain; kurangnya minat siswa dalam belajar IPA, kurangnya keaktifan siswa dalam belajar khususnya pembelajaran IPA, dan nilai hasil ujian IPA mata pelajaran biologi rata-rata 65 (enam puluh lima) rata-rata tersebut masih dibawah nilai KKM yaitu 75. Solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuat siswa aktif dalam belajar dengan menerapkan model <em>talking stick</em> dan model <em>bamboo dancing</em> dalam pembelajaran IPA. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya perbandingan model pembelajaran <em>Talking Stick</em> dan <em>Bamboo Dancing </em>terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Langsa Tahun Pelajaran 2018/2019 dan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan model pembelajaran <em>Talking Stick</em> dan <em>Bamboo Dancing </em>terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Langsa Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode penelitian berupa <em>quasy eksperimental design</em> dengan populasi seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Langsa yang berjumlah 73 siswa. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu siswa kelas VII-2 yang berjumlah 23 siswa dan kelas VII-3 yang berjumlah 23 siswa. Instrumen penelitian berupa soal tertulis dalam bentuk pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal. Data dianalisis dengan menggunakan rumus statistik uji-t. Tidak terdapat perbedaan antara model pembelajaran <em>talking stick</em> dengan <em>bamboo dancing</em> terhadap peningkatan hasil belajar siswa di kelas VII SMP Negeri 6 Langsa tahun pelajaran 2018/2019. Besarnya hasil perbedaan antara model <em>talking stick</em> dengan model <em>bamboo dancing</em> terhadap peningkatan hasil belajar siswa di kelas VII SMP Negeri 6 Langsa adalah sebesar 1,1565.</p> 2020-12-10T23:43:19+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/3021 PENERAPAN MEDIA KOTAK DAN KARTU MISTERIUS (KOKAMI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN KELAS XI SMA N 2 KEJURUAN MUDA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 2020-12-10T23:33:37+00:00 tiara mustika tiaramustika1995@gmail.com <p>&nbsp;</p> <p>Berdasarkan obsevasi awal di SMA 2 karang baru di bulan vovember 2017 diketahui bahwasanya penggunaan media pembelajaran mesih tergolong sedikit sehinnga belajar cenderung perpusat pada guru. Selain itu murid yang pintar menjadi mendominasi secara aktif, sedangkan murid yang kurang pintar umumnya &nbsp;akan pasif dalam belajar. Salah satu media pembelajaran yang dapat diterapkan adalah media kokami. Tujuannya untuk mengetahui penerapan media kotak dan kartu misterius (kokami) dan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi makanan dan sistem pencernaan kelas XI SMA 2 Kejuruan Muda tahun pelajaran 2018/2019. Metode penelitian berupa eksperimen, sedangkan sampel 1 yaitu kelompok eksperimen menggunakan media kokami untuk menghitung hasil belajar. Dari hasil penelitian yang telah didapatkan maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: Ada peningkatan Penerapan Media Kotak dan Kartu Misterius (KOKAMI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa, hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung lebih besar dari pada t tabel yaitu sebesar 4,62 yang diketahui nilai &nbsp;yang diperoleh adalah &nbsp;sedangkan nilai tabel yang diperoleh adalah 2,012 sehingga karena &nbsp;≥ , yaitu &nbsp;≥ 2,012 pada taraf signifikan α = 0,05 maka &nbsp;ditolak &nbsp;diterima dan dapat disimpulkan bahwa Ada peningkatan Penerapan Media Kotak dan Kartu Misterius (KOKAMI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Makanan dan Sistem Pencernaan Makanan Kelas XI SMA Negeri 2 Kejuruan Muda Tahun Pelajaran 2018/2019.</p> 2020-12-10T23:33:37+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/2976 KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN MANGROVE DI DESA ALUR DUA TAHUN 2019 2020-11-26T01:18:17+00:00 yefri rahmad yefrirahmad@gmail.com Albian Mubarak albianmubarak@gmail.com Elfrida elfrida@gmail.com mawardi mawardi@gmail.com <p>Hutan mangrove adalah hutan yang dapat tumbuh di daerah pesisir pantai atau hutan yang dekat dengan muara sungai. Hutan ini merupakan hutan yang dipengaruhi oleh keberadaan pasang surut air laut. Tumbuhan ini dapat dijumpai di wilayah tropis dan subtropis yang terlindungi dari hamparan ombak. Tujuan penelitian ini ialah Untuk mengetahui Keanekaragaman Tumbuhan Mangrove di Desa Alur Dua dan&nbsp; mengetahui jenis tumbuhan mangrove manakah yang paling dominan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jalur berpetak,teknik pengambilan sampel menggunakan jalur berpetak dengan ukuran 10 m x 10 m. Hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan indeks keanekaragaman tumbuhan mangrove sebesarH’= 2,1005 tergolong sedang.Ditemukan 6 mangrove sejati dan 4 mangrove ikutan. Spesies yang paling dominan adalah <em>Aegialitis annulata</em> dengan nilai indeks keanekaragaman 0,3621 sedangkan spesies yang terendah adalah <em>Hibicus teleacius</em> dengan indeks keanekaragaman 0,1677. Disarankan kepada masyarakat agar menjaga lingkungan khususnya didaerah pesisir agar habitat tumbuhan mangrove tetap terjaga.</p> 2020-11-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa https://ejurnalunsam.id/index.php/jempa/article/view/2972 PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAM ACHIVEMENT DIVISION (STAD) DAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN KELAS VIII DI SMP N 6 LANGSA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 2020-11-24T23:01:45+00:00 Kartini Kartini kartinironal@gmail.com Nursamsu Nursamsu samsu_bio@unsam.ac.id <p><em>Abstract</em></p> <p><em>Education is the process of changing the attitudes and behavior of a person or group who in an effort to mature themselves through teaching and education efforts, when talking about education people will tend to think about school or tertiary education, even though the notion of education is not only related to school, but also regarding grades students. This study aims to determine differences in student learning outcomes and which model is better for learning outcomes using the Student Team Achievement Division (STAD) and Numbered Head Together (NHT) models on the structure and function material of plant networks in class VIII at SMP N 6 Langsa. 2019/2020 lessons. The method used is an experimental method with instruments in the form of written tests. The results obtained prove that there is a comparison of the Student Team Achievement Division (STAD) model with Numbered Head Together on the learning outcomes of class VIII students at SMP N 6 Langsa in the 2019/2020 school year, with the testing criteria -t_ (1-1 / 2 α) &lt;t &lt;t_ (1-1 / 2 α) with a value of -2.008 - 0.025≤ 5.97 ≤ 2.008 - 0.025 is the same as -2.033 ≤ 5.79 ≤ 1.983. With a difference in the comparison of learning outcomes of 2.46. Material for the structure and function of plant tissue for class VIII at SMP N 6 Langsa in the 2019/2020 school year.</em></p> 2020-11-24T22:51:53+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Jeumpa