open access

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbandingan rata-rata produksi tanaman padi sawah menurut kecamatan di kabupaten langkat tahun 2017-2018. Penelitian ini meliputi 23 kecamatan di langkat, pada rata-rata produksi padi sawah tahun 2017 yaitu sebesar 68,64 kw/ha dan rata-rata produksi padi sawah pada tahun 2018 sebesar 66,23 kw/ha. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu luas panen, produksi dan rata-rata produksi tanaman padi sawah. Data yang bersumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat. Data sekunder yang bersumber dari Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat di analisis menggunakan uji perbandingan rata-rata dengan menggunakan bantuan SPSS diperoleh nilai dan nilai Asymp Sig adalah 0,009 dapat disimpulkan bahwa nilai Asymp Sig = 0,009makatolak dan terimasehingga terdapat perbandingan rata-rata yang signifikan terhadapproduksi padi sawah tahun 2017-2018. Dengan menggunakan metode uji wilcoxon.

This study aims to examine the comparison of the average of paddy rice production according to sub-districts in Langkat District in 2017-2018. This study covers 23 sub-districts Langkat, the average production of lowland rice in 2017 is 68,64 kw/ha and the average production of lowland rice in 2018 is 66,23 kw/ha. The data used are secondary data, namely harvested area, production, and average production of lowland rice. Data sourced from the Department of Agriculture and Food Security of Langkat Regency.Secondary data sourced from agriculture and food security in the regency were analyzed using the average comparison test using SPSS obtained  and the Asymp Sig value was 0,009 it can be concluded that the asymp value sig = 0,009  then reject  and accept  so that there is a comparison significant average of 2017-2018 lowland rice production. By using the wilcoxon test method.