open access

Abstract

Saat ini obesitas telah menjadi endemik global, dimana prevalensi obesitas tidak hanya meningkat pada usia dewasa namun juga pada usia anak hingga remaja. Obesitas terjadi jika ada energi yang masuk lebih besar daripada energi yang keluar. Energi sisa ini akan dideposit sebagai jaringan adiposa, sehingga terjadilah kenaikan berat badan yang salah satunya disebabkan oleh makanan siap saji. Makanan siap saji atau cepat saji adalah makanan yang tidak seimbang gizinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap peningkatan obesitas pada anak usia pra-remaja (10-12 tahun) di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka dan data yang diambil berasal dari skripsi seorang mahasiswa sarjana Fakultas Kedokteran Unsyiah yang berkaitan dengan Makanan cepat saji dan tingkat obesitas pada anak pra-remaja di Banda Aceh. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan bantuan software SPSS dalam mengelompokkan data variabel-variabel kedalam kategori obesitas dan tidak obesitas dengan metode Fisher. Adapun fungsi diskriminan dalam penelitian ini ada dua fungsi, yaitu untuk yang obesitas : 1,378x1 + 1,100x2 + (-4,234)x3 + 1,638x4 + 1,111x5 + 22,649x6 + 5,643x7 + 1,321x8 + 0,793x9 + 5,357x10 = 0. Dan untuk yang tidak obesitas :3,424x1 + 1,213x2 + (-5,536)x3 + 2,818x4 + 1,014x5 + 16,792x6 + 5,832x7 + 1,218x8 + 0,557x9 + 5,469x10 = 0.