ANALISIS LAJU KOROSI PADA SENG MENGGUNAKAN METODE WEIGHT LOSS PADA MEDIA AIR ASIN
Abstract
Telah dilakukan analisis laju korosi pada logam seng dengan metode weight loss pada media air asin di Desa Tualang Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa. Penelitian ini dilakukan pada media air laut dan air hujan dengan perendaman spesimen uji selama 3 hari, 7 hari, 10 hari, dan 4 hari. Seng yang diuji memiliki berat awal 2,27 gram dengan ukuran 3 cm 5 cm. Perhitungan laju korosi menggunakan metode weight loss dengan mengukur berat akhir spesimen dan kehilangan berat spesimen. Setelah dilakukan perendaman pada air laut selama 3 hari berat akhirnya adalah 2,08 gram sehingga kehilangan berat yang terjadi sebesar 0,19 gram dengan kecepatan korosi 283,4 mpy. Sedangkan pada air hujan pada waktu perendaman 3 hari dengan berat awal 2,27 gram menjadi 2,20 gram sehingga kehilangan berat yang terjadi sebesar 0,07 gram dengan kecepatan korosi 98,5 mpy. Laju korosi dipengaruhi oleh kehilangan berat dan lama perendaman spsesimen uji. Semakin besar kehilangan berat dan semakin cepat waktu perendaman spesimen maka akan mempercepat terjadinya korosi pada spesimen.
References
[2] Sumarji, “Studi Perbandingan Ketahanan Korosi Stainless Steel Tipe Ss 304 Dan Ss 201 Menggunakan Metode U-Bend Test Secara Siklik Dengan Variasi Suhu Dan Ph,” J. ROTOR, vol. 4, no. 1, pp. 1–8, 2011.
[3] A. H. Ikhsan, E. Moralista, and N. U. Dudi, “Penentuan Laju Korosi dan Sisa Umur Pakai ( Remaining Service Life / RSL ) Pada Jalur Pipa Transportasi Gas Jumper Simpang Brimob – NFG ( Non Flare Gas ) Mundu di PTPertamina EP Asset 3 Jatibarang Field Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat Determinatio,” vol. 1, pp. 647–657, 2015.
[4] S. Tjitro, J. Anggono, D. F. Teknik, J. Teknik, M. Universitas, and K. Petra, “Studi Perilaku Korosi Tembaga Dengan Variasi Konsentrasi Asam Askorbat (Vitamin C) Dalam Lingkungan Air Yang Mengandung Klorida Dan Sulfat,” Stud. Perilaku Korosi Tembaga Dengan Variasi Konsentrasi Asam Askorbat (Vitamin C) Dalam Lingkung. Air Yang Mengandung Klorida Dan Sulfat, vol. 2, no. 1, pp. 62–67, 2000, doi: 10.9744/jtm.2.1.pp.62-67.
[5] D. H. Sidabutar, D. T. Kimia, F. Teknik, and U. S. Utara, “Potensi Kulit Petai ( Parkia Speciosa ) Sebagai Inhibitor Korosi Seng Dan Besi Pada Medium Natrium Klorida Dan Asam Klorida Skripsi,” no. November, 2019.
[6] J. Anggono, S. Tjitro, D. F. Teknik, J. Teknik, M. Universitas, and K. Petra, “Studi Perbandingan Kinerja Anoda Korban Paduan Aluminium dengan Paduan Seng dalam Lingkungan Air Laut,” J. Tek. Mesin, vol. 1, no. 2, pp. 89–99, 1999, doi: 10.9744/jtm.1.2.pp.89-99.
[7] M. Z. M and R. Magga, “Analisis Laju Korosi Dengan Penambahan Pompa Pada Baja Komersil Dalam Media Air Laut,” Mekanikal, vol. 8, no. 2, pp. 737–741, 2017.
Copyright (c) 2024 Hijrahanisa Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.