https://ejurnalunsam.id/index.php/jh/issue/feedJURNAL HADRON2026-10-21T05:54:38+00:00Sabrian Tri Andahadron@unsam.ac.idOpen Journal Systems<p align="justify">“Jurnal Hadron” diterbitkan oleh Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra. Jurnal diterbitkan dua nomor issue pertahun yaitu setiap bulan Maret dan Oktober dengan jumlah artikel 5 sampai dengan 6 artikel pernomor issue. Topik yang dapat dipublikasikan terkait dengan Ilmu Fisika Murni dan Terapannya. Jurnal ini diharapkan mampu menjadi sarana pengembangan ilmu fisika bagi mahasiswa, guru, dosen dan peneliti dalam upaya pengembangan kompetensi bidang fisika, sesuai dengan potensi sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas penelitian dan pengembangan yang ada.</p>https://ejurnalunsam.id/index.php/jh/article/view/15314ANALISIS PENGARUH VARIASI HAMBATAN TERHADAP DISTRIBUSI ARUS PADA RANGKAIAN PARALEL2026-09-27T15:28:40+00:00Nurhafiz Ahmad Rangkutinurhafiz26ahmadrangkuti@gmail.comM. Ari Fahrilarifahril17@gmail.com<p> </p> <p><span class="Y2IQFc" lang="en">A parallel circuit is a fundamental configuration in electrical and electronic systems, characterized by the division of current among its various branches. The magnitude of the current flowing through each branch is determined by the load resistance and the source voltage. This study aims to analyze the effect of varying resistance values on current distribution within a parallel circuit. A simulation-based approach was employed, utilizing a parallel circuit configuration consisting of multiple resistive load branches. The testing involved ten variations of resistance values to observe changes in current characteristics across each branch. Analysis was conducted based on the relationship between voltage, resistance, and current—applying Ohm's Law—as well as the principle of current summation according to Kirchhoff's Current Law (KCL). Preliminary results indicate that changes in resistance values influence current characteristics in each branch; branches with lower resistance tend to carry higher currents, whereas increased resistance results in reduced current flow. These dynamics are also clearly evident in the changes in load characteristics observed across various test scenarios. The study demonstrates that resistance variation is a crucial parameter in determining current distribution in parallel circuits. These findings are expected to contribute to the study of electrical circuit analysis and the development of simulation methods for evaluating circuit characteristics.</span></p>2026-09-27T15:28:23+00:00Copyright (c) 2026 Nurhafiz Ahmad Rangkuti, M. Ari Fahrilhttps://ejurnalunsam.id/index.php/jh/article/view/15175Identifikasi Kandungan Kalsium (Ca) pada Air di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur Berdasarkan Analisis X-Ray Fluorescence (XRF)2026-09-28T07:51:18+00:00samsuddin samsuddinsamsuddin212000@gmail.comT. Andi Fadllyandifadly@gmail.comNirmala Sarinirmala_sari@unsam.ac.idRahmawatirahmawati@unsam.ac.idAyu Syahputriayusyahputri@unsam.ac.idAfrahun Naziahafrahun@unsam.ac.id<p>Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan, namun kandungan mineral yang tinggi, khususnya kalsium (Ca), dapat mempengaruhi kualitas air dan pemanfaatannya. Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, merupakan salah satu daerah yang diduga memiliki sumber air dengan kandungan mineral kapur yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan mineral pada sampel air dari Kecamatan Simpang Jernih menggunakan metode evaporasi dan analisis <strong><em>X-Ray Fluorescence</em></strong><strong> (XRF)</strong><strong>.</strong> Sampel air sebanyak 5000 mL dipanaskan pada suhu sekitar 100 °C hingga seluruh air menguap dan menghasilkan residu padatan. Residu yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan <strong><em>X-Ray Fluorescence</em></strong><strong> (XRF)</strong>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses evaporasi menghasilkan residu padatan sebanyak 5 gram. Analisis XRF menunjukkan bahwa residu didominasi oleh unsur kalsium (Ca) dengan konsentrasi sebesar 93,602%, serta sejumlah unsur lainnya dalam konsentrasi rendah seperti silikon (Si) sebesar 1,604%, besi (Fe) sebesar 1,184%, dan aluminium (Al) sebesar 0,823%,. Tingginya kandungan kalsium mengindikasikan bahwa air di Kecamatan Simpang Jernih mengandung mineral karbonat yang tinggi, yang diduga berasal dari proses pelarutan batuan dolomit di kawasan pegunungan sekitar lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi geologi daerah memberikan pengaruh terhadap karakteristik kimia air di Kecamatan Simpang Jernih dan dapat menjadi dasar dalam evaluasi kualitas air serta pengelolaan sumber daya air di wilayah tersebut.</p>2026-09-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 samsuddin samsuddin, T. Andi Fadlly, Nirmala Sari, Rahmawati, Ayu Syahputri, Afrahun Naziahhttps://ejurnalunsam.id/index.php/jh/article/view/14479Perancangan Sistem Instrumentasi Pengukuran Tingkat Penguapan Menggunakan Sensor Loadcell2026-10-20T04:53:54+00:00Adharullahadharullah@bmkg.go.idElin Yusibanie_yusibani@usk.ac.id<p>Penguapan merupakan parameter klimatologi penting untuk analisis irigasi dan bendungan. Saat ini, evaporimeter di Unit Pelaksana Teknis Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) mayoritas masih berupa alat analog yang memerlukan pembacaan manual. Penelitian ini bertujuan merancang sistem otomatisasi pengukuran penguapan menggunakan sensor <em>loadcell</em> SEN-10245 berbasis mikrokontroler ATmega328. Sistem ini mengukur berat air dalam panci evaporasi secara kontinu kemudian diolah dan dikirimkan ke platform ThingSpeak melalui modul WiFi ESP8266. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat memonitoring nilai penguapan harian dan menampilkannya pada antarmuka web, sehingga mempermudah pengamat dalam memperoleh data secara <em>real-time</em>.</p>2026-10-20T04:28:43+00:00Copyright (c) 2026 Adharullah, Elin Yusibanihttps://ejurnalunsam.id/index.php/jh/article/view/13003ANALISIS PERMUKAAN DANGKAL BERDASARKAN METODE TRANSIENT SOIL THERMAL DI KAWASAN UNIVERSITAS SAMUDRA2026-10-21T04:42:22+00:00shanti syahrilshantifadilah733@gmail.comAfrahun Naziahafrahun@unsam.ac.idRadhiyullah Armi radhiyullah@unsam.ac.id<p><em>This study aims to analyze shallow surfaces based on the Transient Soil Thermal method at the University of Samudra's Basic Laboratory Area. The focus is on determining the thermal conductivity values of the soil and interpreting their spatial distribution in the context of geophysical review. Using the MAE Ground Soil Thermal TCR24 ASTM D5334-14 instrument and GPS, temperature responses over time were measured as the basis for calculating thermal conductivity values. A total of 16 measurement points were divided into 2 transects, each with a depth of 40 cm. Data processing was conducted using Google Colab to visualize the temperature-time curve, calculate thermal conductivity values, and interpret the results. The study findings indcate that the Transient Soil Thermal method is effective in determining thermal conductivity values based on temperature response over time, where the temperature curve increases gradually and consistently, and the coefficient of determination (R²) is generally high at 0.999. Soil thermal conductivity values varied between points, ranging from 0.75 to 3.7 W/mK, show differences in soil characteristics in the shallow soil layer, and were influenced by soil physical conditions such as texture, density, water content, and mineral composition, including sandstone, limestone, mica, granite, clay, and water. </em></p>2026-10-21T04:40:14+00:00Copyright (c) 2026 Shanti Syahril, Afrahun Naziah, Radhiyullah Armi https://ejurnalunsam.id/index.php/jh/article/view/15416Analisis Sifat Listrik Komposit TiO2/Karbon Aktif Tandan Kosong Kelapa Sawit 2026-10-21T05:54:38+00:00Dani Sutiawandnisutiawann@gmail.comT Andi Fadlly andifadly@unsam.ac.idRahmawatirahmawati@unsam.ac.idNirmala Sarinirmalasari@unsam.ac.idAfrahun Naziahafrahun@unsam.ac.idAyu Syahputri ayusyahputri@unsam.ac.id<p><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menganalisis sifat-sifat listrik komposit TiO</span><span style="font-weight: 400;">2</span><span style="font-weight: 400;">/karbon aktif yang berbahan dasar tandan buah kelapa sawit kosong (TKKS) sebagai bahan fungsional yang berkelanjutan. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan dengan metode karbonisasi yang berlangsung selama 1 jam pada suhu mencapai 600 °C dan aktivasi kimia menggunakan CuCl</span><span style="font-weight: 400;">2</span><span style="font-weight: 400;"> 1%. Komposit tersebut disiapkan menggunakan metode </span><em><span style="font-weight: 400;">solid-state</span></em><span style="font-weight: 400;"> dengan kandungan karbon aktif sebesar 10%, 20%, dan 30% berat. Karakterisasi FTIR mengidentifikasi gugus fungsi O-H, C=C, C-O, dan Ti-O, yang menegaskan keberhasilan sintesis komposit tersebut. Pengukuran sifat listrik dilakukan menggunakan metode probe empat titik dan metode dua pelat paralel. Pada komposisi 20% berat , resistivitas menurun dari 6,1 × 10</span><span style="font-weight: 400;">4</span><span style="font-weight: 400;"> Ω·m menjadi 5,7 × 10</span><span style="font-weight: 400;">4</span><span style="font-weight: 400;"> Ω·m, dan konduktivitas meningkat dari 1,64 × 10</span><span style="font-weight: 400;">-5</span><span style="font-weight: 400;"> S/m menjadi 1,75 × 10</span><span style="font-weight: 400;">-6</span><span style="font-weight: 400;"> S/m. Pada komposisi 30% berat, resistivitas kembali meningkat menjadi 5,9 × 10</span><span style="font-weight: 400;">4</span><span style="font-weight: 400;"> Ω·m, kemungkinan disebabkan oleh aglomerasi partikel. Nilai konstanta dielektrik untuk semua variasi berada pada kisaran 10</span><span style="font-weight: 400;">5</span><span style="font-weight: 400;">, yang menunjukkan kemampuan polarisasi dan penyimpanan muatan yang baik. Komposisi optimal tercapai pada 20% berat karbon aktif. Hasil ini menunjukkan potensi komposit TiO</span><span style="font-weight: 400;">2</span><span style="font-weight: 400;">/karbon aktif berbasis TKKS sebagai bahan semikonduktor untuk aplikasi elektronik dan penyimpanan energi.</span></p>2026-10-21T05:39:35+00:00Copyright (c) 2026 Dani Sutiawan; T Andi Fadlly , Rahma Wati, Nirmala Sari, Afrahun Naziah, Ayu Syahputri