Analisis Beban Kerja Fisik Pada Operator Stasiun Perebusan Menggunakan Metode Fisiologi

  • Oreza Sativa mahasiswa
  • Muhammad Zeki Universitas Samudra

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis beban kerja fisik pada operator stasiun perebusan menggunakan metode fisiologi. Penelitian bertujuan untuk menentukan tingkat beban kerja fisik pada pekerja stasiun perebusan ditinjau dari aspek fisiologis. Penelitian ini menggunakan metode Cardiovascular Load dan Konsumsi Energi. Hasil dan pembahasan, Persentase rata-rata %CVL pagi dan sore hari adalah 19,53% dan 26,09%, serta rata-rata energi yang dikeluarkan pada pagi (sebelum kerja) 2,73 Kkal/jam (ringan), pagi (setelah kerja) 4,07 Kkal/jam (ringan), sore (sebelum kerja) 2,66 Kkal/jam (ringan) dan sore (setelah kerja) 4,57 Kkal/jam(ringan). Kesimpulanya, tingkat kelelahan pekerja berdasarkan keseluruhan rata-rata %CVL dan Konsumsi Energi sebesar 22,81% (tidak terjadi kelelahan) dan 3,50 Kkal/jam (ringan), Risiko kerja setelah melakukan pekerjaan pada stasiun perebusan berada di level ringan sehingga tidak diperlukan perbaikan.

 

References

1. Imron M. Analisis Tingkat Ergonomi Postur Kerja Karyawan Di Laboratorium Kcp Pt. Steelindo Wahana Perkasa Dengan Metode Rapid Upper Limb Assessment (Rula), Rapid Entire Body Assessment (Reba) Dan Ovako Working Posture Analisys (Owas). JITMI (Jurnal Ilm Tek dan Manaj Ind. 2020;2(2):147.
2. Rizkya I, Syahputri K, Sari RM, Anizar, Siregar I. Evaluation of work posture and quantification of fatigue by Rapid Entire Body Assessment (REBA). IOP Conf Ser Mater Sci Eng. 2018;309(1).
3. Purbasari A, Purnomo AJ. Penilaian Beban Fisik Pada Proses Assembly Manual Menggunakan Metode Fisiologis. Sigma Tek. 2019;2(1):123.
4. Hakiim A, Suhendar W, Agustina Sari D. Analisis Beban Kerja Fisik Dan Mental Menggunakan Cvl Dan Nasa-Tlx Pada Divisi Produksi Pt X. Barometer. 2018;3(2):142–6.
5. Syarifuddin, Rahmadhanti S, Muzakir. Re-Design Alat Pengorek Abu Pada Stasiun Boiler di Pabrik PKS PT. Asam Jawa. J Ind Samudra. 2023;4(2).
6. Dr. Ir. Yulianus Hutabarat M. DASAR DASAR PENGETAHUAN ERGONOMI. 2017.
7. Yunika C, Prodi S, Kesehatan I, Masyarakat K, Prodi S. Analisis Postur Kerja Dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Petani (Studi Literature Riview). Zahra J Heal Med Res. 2023;3(Oktober):395–405.
8. Yuliani ENS, Tirtayasa K, Adiatmika IPG, Iridiastadi H, Adiputra N. Studi Literatur : Pengukuran Beban Kerja. J Penelit dan Apl Sist Tek Ind [Internet]. 2021;XV(2):194–205. Tersedia pada: p-ISSN 2085-5869
9. Rahayu M, Juhara S. Analisis Beban Kerja Fisiologis Mahasiswa Saat Praktikum Analisa Perancangan Kerja Dengan Menggunakan Metode. 2020;7(1):16–20.
10. Mail A. Journal of Industrial Engineering & Management Research. J Ind Eng Manag [Internet]. 2020;6(2):11–20. Tersedia pada: https://jurnal.teknologiindustriumi.ac.id/index.php/JIEM/article/view/571
11. Fenita Purnama Sari, Mutiara Ramadani ARF. ANALISIS BEBAN KERJA METODE CARDIOVASCULAR LOAD DENGAN KELELAHAN KERJA. J Midwifery Care. 2022;02:122–32.
12. Siregar K, Yurisditira R. Analisis Beban Kerja Fisik Dan Mental Mekanik Pada Departemen Remanufacturing Dengan Menggunakan Metode CVL dan NASA-TLX ( Studi Kasus Pada PT. XYZ. Talent Conf Ser Energy Eng [Internet]. 2019;2(3):1–13. Tersedia pada: https://talentaconfseries.usu.ac.id
Published
2025-04-29