Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode HIRARC Pada Stasiun Perebusan (Sterilizer) Pada PMKS PT. XYZ

  • Debi Rahmadani Universitas Samudra
  • Muhammad Zeki Universitas Samudra
Keywords: Sirup Mangrove, SCOR, Diagram Pareto, Prioritas Risiko

Abstract

UMKM Al-Ikhlas merupakan salah satu industri pengolahan buah mangrove yang berlokasi di Desa Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Provinsi Aceh. Malasah yang dialami adalah rendahnya pasokan sirup mangrove pada konsumen. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko sepanjang supply chain menggunakan metode SCOR.Langkah-langkah dalam penelitian ini adalah, mengidentifikasi risiko setiap aktivitas menggunakan scor, langkah selanjutnya adalah menentukan skor risiko menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Langkah terakhir adalah  menentukan priorotas risiko setiap aktivitas menggunakan diagram pareto dengan aturan 80:20. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah prioritas risiko setiap supplier adalah jumlah panen buah mangrove tidak stabil, buah-buah mangrove yang dihasilkan tidak  memiliki kualitas tinggi, alat cetak label belum handal untuk menghasilkan label sesuai pesanan, kertas label tidak seragam warnanya. Prioritas risiko pada aktivitas manufacturer adalah jumlah permintaan dari distributor tidak stabil, penambahan bahan pendukung tidak konsisten pada setiap proses produksi, label kemasan tidak selalu  sesuai dengan keinginan. Prioritas risiko pada aktivitas distributor adalah pasokan sirup mangrove dari produsen tidak selalu tersedia, harga jual sirup mangrove tidak terjangkau. Prioritas risiko pada konsumen adalah sirup mangrove tidak mudah didapatkan, harga sirup mangrove tidak terjangkau

Published
2020-10-29