USULAN PERBAIKAN MANAJEMEN RISIKO RATI PASOK UKM KERUPUK IKAN DENGAN METODE HOUSE OF RISK. (STUDI KASUS: UKM KERUPUK IKAN IBU HASNAH, DESA BUKIT PALA, RANTO PEUREULAK-ACEH TIMUR).

  • Dwi Chintia Putri Universitas Samudra
Keywords: Manajemen Resiko, Rantai Pasok, HOR

Abstract

UKM Kerupuk Ikan Ibu Hasnah yang berada di Desa Bukit Pala, Ranto Peureulak-Aceh Timur merupakan usaha pembuatan kerupuk ikan dalam skala kecil menengah. Masalah yang dialami oleh UKM tersebut adalah sulitnya mendapatkan bahan baku ikan bandeng jantan yang sesuai dengan kebutuhan. UKM Kerupuk Ikan Ibu Hasnah memiliki 5 supplier ikan bandeng jantan dan ikan bulan yang berada di Peureulak. Kerupuk yang sudah digoreng dan dikemas dengan berat 100 gram pemasarannya sudah sampai ke Peurelak, Langsa, Aceh Tamiang, Sare, Siantar, Kerinci, dan Rantauprapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan mitigasi risiko yang paling efektif terhadap penyebab risiko priorotas yang terjadi. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah adalah metode House of Risk (HOR). HOR adalah modifikasi Failure Modes and Effect of Analysis (FMEA) dan model rumah kualitas (HOQ) untuk memprioritaskan sumber risiko mana yang pertama dipilih untuk diambil tindakan yang paling efektif dalam rangka mengurangi potensi risiko dari sumber risiko. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat 9 penyebab risiko priorotas dan 7 mitigasi risiko prioritas. Mitigasi risiko prioritas dalam penelitian ini adalah menyediakan alat produksi yang sangat dibutuhkan (16,23%), lebih selektif menentukan supplier yang mampu menyediakan ikan bandeng jantan dan ikan bulan sesuai yang dibutuhkan (31,45%), membuat komitmen antara pihak UKM dengan supplier (45,75%), penyediaan alat teknologi tepat guna (TTG) (58,74%), pelatihan penggunaan mesin pemotong kerupuk (68,3%), pengemasan diharapkan dengan menggunakan mesin hand sealer (75,82%), dan penyediaan sarung tangan supaya digunakan saat produksi (81,8%).

Published
2020-11-05
Section
Articles