PERANCANGAN SISTEM PENJADWALAN PRODUKSI KAOS SABLON DENGAN METODE EARLIEST DUE DATE PADA USAHA KONVEKSI NOLABEL SABLON LANGSA

  • Surya Aji Pradana Universitas Samudra
Keywords: Penjadwalan Produksi, Metode Earliest Due Date, Sistem Informasi, Minimasi Keterlambatan, Uji Paired Comparisons(t-test)

Abstract

Usaha Konveksi Nolabel Sablon Langsa beralamat di Gampong Paya Bujok Seuleumak Kota Langsa, merupakan usaha screen printing yang bergerak pada bidang kaos sablon yang dibuat menurut pesanan pelanggan. Permasalahan yang terjadi adalah keterlambatan dalam memenuhi target waktu penyelesaian pesanan pelanggan. Keterlambatan terjadi karena prioritas penjadwalan yang digunakan tidak tepat dan perhitungan perjadwalan tidak akurat. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu metode penentuan prioritas pekerjaan dan penjadwalan produksi yang tepat. Metode yang digunakan yaitu Metode Earliest Due Date. Metode Earliest Due Date (EDD) merupakan salah satu metode dalam penentuan prioritas pekerjaan berdasarkan tenggat waktu pekerjaan yang paling terendah. Metode Earliest Due Date (EDD) tersebut kemudian diimplementasikan pada sistem informasi penjadwalan produksi menggunakan aplikasi yang dirancang dengan Microsoft Acces 2007. Sampel yang digunakan adalah data pesanan periode Januari s.d Maret 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 20. Hasil yang diperoleh keterlambatan aktual (tanpa menggunakan sistem penjadwalan produksi metode EDD) dari 20 pesanan terjadi keterlambatan pada 6 pesanan dengan rata-rata keterlambatan selama 8 jam, sedangkan dengan sistem penjadwalan produksi metode EDD dari 20 pesanan seluruhnya menghasilkan keterlambatan penyelesaian dibawah 0 jam. Hasil uji paired comparisons (t-test) diperoleh bahwa sistem penjadwalan produksi dengan metode Earliest Due Date (EDD) mampu meminimalkan keterlambatan penyelesaian pesanan yang terjadi pada usaha konveksi Nolabel Sablon Langsa.

Published
2020-10-01
Section
Articles