Pengaruh Ability, Benevolence, Dan Integrity Terhadap Partisipasi E-Commerce (Studi Kasus Konsumen E-Commerce Di Indonesia)

Main Article Content

Indirasari Cynthia Setyoparwati

Abstract

Melakukan transaksi melalui E-Commerce termasuk memiliki potensi risiko yang cukup tinggi. Maka dari itu, kepercayaan konsumen terhadap suatu vendor sangat diperlukan. Menjadi salah satu faktor yang penting dalam dunia transaksi melalui E-Commerce. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh ability, benevolence, dan integrity terhadap partisipasi E-Commerce dengan studi kasus konsumen E-Commerce di Indonesia. Data dari penelitian ini diperoleh 250 kuisioner yang didistribusikan kepada pengguna E-Commerce. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis regresi liner berganda. Variabel ability tidak signifikan dan negatif terhadap partisipasi konsumen E-Commerce. Sedangkan, variabel benevolence dan integrity berpengaruh signifikan dan positif terhadap partisipasi konsumen E-Commerce. Penelitian ini membahas dalam bidang Sistem Informasi Manajemen dan Perilaku Konsumen, khusususnya pengguna E-Commerce. Lingkup bahasan yang diteliti adalah ability, benevolence, dan integrity pengaruhnya terhadap partisipasi dalam transaksi melalui E-Commerce.

Article Details

How to Cite
Setyoparwati, I. C. (2019). Pengaruh Ability, Benevolence, Dan Integrity Terhadap Partisipasi E-Commerce (Studi Kasus Konsumen E-Commerce Di Indonesia). Jurnal Manajemen Dan Keuangan, 8(2), 166-176. https://doi.org/10.33059/jmk.v8i2.1682
Section
Articles

References

Aubert, B., & Kelsey, B. L. (2000). The illusion of trust and performance.
Avinandan, M., & Prithwiraj, N. (2003). A model of trust in online relationship banking. The International Journal of Bank Marketing, 21(1), 5-15.
Cerf, V., & Kahn, R. (1974). A protocol for packet network intercommunication. IEEE Transactions on communications, 22(5), 637-648.
Corbitt, B. J., Thanasankit, T., & Yi, H. (2003). Trust and e-commerce: a study of consumer perceptions. Electronic commerce research and applications, 2(3), 203-215.
Ferraro, A. (1998). Electronic commerce: The issues and challenges to creating trust and a positive image in consumer sales on the world wide web. First Monday, 3(6).
Fishbein, M., & Ajzen, I. (1976). Misconceptions about the Fishbein model: Reflections on a study by Songer-Nocks. Journal of Experimental Social Psychology, 12(6), 579-584.
Kim, E., & Tadisina, S. (2003). Customers' initial trust in e-businesses: How to measure customers' initial trust. AMCIS 2003 Proceedings, 5.
Kristula, D. (2001). The History of the Internet (March, 1997). Available from Internet.< URL: http://www. davesite. com/webstation/net-history. shtml.
Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2000). Management Information Systems: Organization and Technology in the Networked Enterprise (6th ed.). New Jersey: Prentice Hall International.
Liao, Z., & Cheung, M. T. (2001). Internet-based e-shopping and consumer attitudes: an empirical study. Information & management, 38(5), 299-306.
Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of management review, 20(3), 709-734.
Mcleod, R., & Schell, G. (2004). Management Information System (9th ed.). New Jersey: Prentice Hall.
Pavlou, P. A., & Gefen, D. (2004). Building effective online marketplaces with institution-based trust. Information systems research, 15(1), 37-59.
Ratnasingham, P., & Kumar, K. (2000). Trading partner trust in electronic commerce participation. ICIS 2000 Proceedings, 56.
Rofiq, A. (2007). Pengaruh dimensi kepercayaan (trust) terhadap partisipasi pelanggan E-commerce. Universitas Brawijaya Malang.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill building approach: John Wiley & Sons.
Sutabri, T. (2012). Analisis sistem informasi: Penerbit Andi.

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'