Studi Angkutan Sedimen Layang (Suspended Load) Di Estuari Kuala Langsa

  • Surya Ningsih Universitas Samudra
  • Faiz Isma Universitas Samudra
  • Ellida Novita Lydia Universitas Samudra
Keywords: Sedimentasi, Sedimen layang, Estuari Kuala Langsa

Abstract

Pendangkalan akibat sedimentasi menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di Estuari Kuala Langsa. Sedimentasi yang terjadi di Estuari Kuala Langsa akan berpengaruh terhadap kondisi sedimen di Estuari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi besarnya sedimen layang yang terjadi serta menghitung debit angkutan sedimen layang menggunakan 3 metode yaitu : metode pendekatan Lane and Kalinske, Einstein dan pendekatan Chang, Simons and Richardson. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran langsung di Estuari Kuala Langsa untuk mendapatkan data morfologi sungai dan sampel sedimen layang. Sampel sedimen kemudian dibawa ke laboratorium dan dipanaskan hingga kering untuk mendapatkan data hasil berat kering sedimen layang. Semua data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis, dari analisis debit angkutan sedimen layang rata–rata per detik di Estuari Kuala Langsa dengan debit lapangan terbesar Qukur = 2455,211 m3/s diperoleh hasil : untuk metode Lane and Kalinske diperoleh debit angkutan sedimen qsw = 0,2938 (kg/s)/m. Untuk metode Einstein  diperoleh debit angkutan sedimen qsw = 2,36x10-3 (kg/s)/m. Sedangkan untuk metode Chang, Simons and Richardson diperoleh debit angkutan sedimen qsw = 7,01x10-4 (kg/s)/m. Metode Chang, Simons and Richardson ini menghasilkan beberapa nilai negatif dan disimpulkan metode ini tidak sesuai untuk kondisi Estuari Kuala Langsa. pada penelitian ini metode yang lebih sesuai digunakan adalah metode Lane and Kalinske karena menghasilkan nilai yang lebih besar

Published
2020-11-09
Section
Articles