Kajian Panjang Bentang Terhadap Biaya Pada Jembatan Bentang Sedang

  • Ernie Shinta Yosephine Sitanggang Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan, Jalan Almamater No 1, Kampus USU Padang Bulan, Medan - 20155
  • Rhini Wulan Dary Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan, Jalan Almamater No 1, Kampus USU Padang Bulan, Medan - 20155
Keywords: Jembatan, Panjang, Biaya

Abstract

Jembatan yang baik harus direncanakan dengan memenuhi kriteria-kriteria desain yang berlaku. Adapun pokok-pokok perencanaan jembatan harus menenuhi syarat kekuatan dan stabilitas struktur, keamanan dan kenyamanan, kemudahan dan ekonomis. Pokok-pokok perencanaan tersebut dipengaruhi oleh lebar jembatan, panjang bentang, bahan, kondisi lapangan, waktu dan kemudahan pelaksanaan, peralatan, teknologi konstruksi yang tersedia dan biaya. Penelitian ini mencakup perencanaan dan penentuan biaya pada perencanaan jembatan bentang sedang. Tujuan dari penelitian ini memberikan konsep perencanaan yang dapat digunakan oleh perencana jembatan untuk memutuskan konsep perencanaan yang efesien terhadap bentang jembatan pada bentang sedang. Dalam penelitian ini, jembatan dimodelkan dengan panjang bentang 25,30, 35 dan 40 m dengan lebar bentang 7m yakni 2 lajur dengan median. Penelitian ini meliputi analisa struktur, pendimensian dan merencanakan biaya sehingga diketahui optimasi pengaruh panjang bentang terhadap biaya yang efesien dari struktur jembatan tersebut. Dari hasil perhitungan diperoleh bentang 25 m, 30 m, 35 m dan 40 m berturut-turut memakai PCI H125, H160, H170, dan H210. Dimensi dari gelagar menentukan perbedaan terhadap perhitungan perencanaan, analisis dan anggaran biaya nya. Bangunan struktur atas tidak menunjukkan perbedaan persentase harga yang signifikan sekitar 12.37%. Sedangkan untuk bangunan struktur bawahnya terdapat perbedaan persentase yang signifikan terutama pada struktur PCI, abutmen dan piernya di atas 20%. Berdasarkan dari hasil perhitungan, untuk panjang bentang 40 m total harga Rp 52.890.640.000, sedangkan untuk bentang 25 m dengan total harga Rp 25.620.810.000. Jika perencana ingin mendesain jembatan bentang panjang 50 m, maka disarankan untuk menggunakan bentang 2 x 25 m daripada bentang panjang 50 m langsung dengan perkiraan harga 2xRp 25.620.810.000 = 51.241.620,- . Begitu pula, jika dilihat dari harga per m’ bentang, kita mengetahui bahwa semakin panjang bentang maka akan dihasilkan harga per m’ yang juga makin besar

References

Badan Standardisasi Nasional. 2016. SNI 1725-2016. Jakarta.
Batikha, Mustafa, Osamah Al Ani, and Taha Elhag. 2017. “The Effect of Span Length and Girder Type on Bridge Costs.” MATEC Web of Conferences 120: 1–11.
Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah. 2002. “Kriteria Perencanaan Jembatan Dan Pembebanan Jembatan.” In Jakarta: SMEC International Pty Ltd., 1–66.
H.J.Struyk, K.H.C.W.Van Der Veen. 1984. “Jembatan.” In Jakarta: Pradnya Paramita, 1–371.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2015. Pedoman Persyaratan Umum Perencanaan Jembatan. Jakarta.
Siswanto. 1999. Diktat Kuliah Struktur Baja III. Jurusan Teknik Sipil. FT Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Published
2021-03-31
How to Cite
Sitanggang, E. S. Y., & Dary, R. W. (2021). Kajian Panjang Bentang Terhadap Biaya Pada Jembatan Bentang Sedang. Jurnal Media Teknik Sipil Samudra, 2(1), 21 - 31. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/jmtss/article/view/3393
Section
Articles