Rencana Bundaran Dan Kinerja Lalulintas Menggunakan Metode Simulasi (Studi Kasus Simpang Tujuh Ulee Kareng)

  • Defry Basrin Universitas Samudra, Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil, Jl. Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa - Aceh, 24415
  • Firdasari Firdasari Universitas Samudra, Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil, Jl. Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa - Aceh, 24415
  • Iqbal Iqbal niversitas Sains Cut Nyak Dhien, Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil, Jl. Jendral Ahmad Yani, Gampong Jawa, Langsa Kota, - Aceh, 24354
Keywords: Bundaran, Simulasi lalu lintas, VISSIM

Abstract

Simpang Tujuh Ulee Kareng merupakan persimpangan berlengan tujuh di Kota Banda Aceh tanpa adanya pengaturan lalu lintas, sehingga mengakibatkan terjadi tundaan dan kemacetan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah rekayasa lalu lintas dari simpang tak bersinyal menjadi bundaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah rekayasa lalu lintas terhadap Simpang Tujuh Ulee Kareng dari simpang tak bersinyal menjadi sebuah persimpangan dengan bundaran, yaitu bundaran yang akan direncanakan berdasarkan demand kendaraan saat ini menggunakan MKJI. Selanjutnya bundaran tersebut dihitung nilai kinerja menggunakan metode simulasi software Vissim. Data yang dikumpulkan adalah data geometrik jalan, volume lalu lintas dan kecepatan setempat. Data awal yang digunakan untuk adalah volume jam puncak (VJP) dari volume yang diamati dan kemudian disimulasikan oleh software Vissim . Hasil Kinerja lalu lintas bundaran berdasarkan output Vissim diperoleh kapasitas dinamis rata-rata sebesar 6375 kend/jam., tundaan rata-rata sebesar 2,00 detik,. Untuk perhitungan Derajat Kejenuhan (DS) didapat dari pembagian arus bagian jalinan dengan kapasitas dengan DS rata-rata sebesar 0,40. Peluang Antrian pada bundaran rencana yang didapat dari pembacaan grafik MKJI adalah 6%-13,5. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan bundaran pada Simpang Tujuh Ulee Kareng menggunakan bundaran adalah langkah yang tepat karena mampu memberikan tingkat pelayanan jalan A.

References

[1] Ahmed, 2005, Calibration of Vissim to The Traffic Condition Of Khobar and Damman, Saudi Arabia, King Fadh University of Potreleum and Mineral, Saudi Arabia.
[2] Geistefeldt, J, 2008, Empirical relationship between stochastic capacities and capacities obtained from the speed-flow diagram. Symposium on the fundamental diagram: 75 years, Monograph 01109339. Woods Hole, Massachusetts, July 8-10, 2008.
[3] MKJI, 1997, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.
[4] Myung-Soon Chang, Young-Kol Kim, 2000, Development of capacity estimation method from statistical distribution of Observed Traffic Flow, Proceedings: Fourth International Symposium on Highway Capacity, pp 299-309.
[5] Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM 14 Tahun 2006. Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan. Jakarta: Departemen Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungam Darat.
[6] VISSIM User Manual–version 6.00-22. PTV Planing Transport Verkehr AG, Karlsruhe, Germany, 2015.
Published
2021-03-31
How to Cite
Basrin, D., Firdasari, F., & Iqbal, I. (2021). Rencana Bundaran Dan Kinerja Lalulintas Menggunakan Metode Simulasi (Studi Kasus Simpang Tujuh Ulee Kareng). Jurnal Media Teknik Sipil Samudra, 2(1), 32 - 42. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/jmtss/article/view/3395
Section
Articles