Perbandingan Metode Pelaksanaan Jaringan Pemipaan Dengan Anaerobik Baffled Reactor Proyek Optimalisasi Jaringan Air Limbah Kota Medan

  • Muhammad Haikal Manajemen Rekayasa Konstruksi Gedung, Politeknik Negeri Medan Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Medan
  • Mizanuddin Sitompul Manajemen Rekayasa Konstruksi Gedung, Politeknik Negeri Medan Jl. Almamater No.1, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Medan
Keywords: Cost, Time, Anaerobic Baffled Reactor (ABR), Pipeline Network System

Abstract

Pada proses pengerjaan proyek, pemilihan metode pengerjaan konstruksi mempengaruhi besarnya biaya dan lama pengerjaannya. Pemilihan metode pelaksanaan harus mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya kondisi lapangan, fleksibitas wilayah pengangkutan material, dan aspek yang lain yang sangat berpengaruh Pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi proyek Optimalisasi Jaringan Limbah Kota Medan.. Metode Jaringan Pemipaan adalah metode yang sudah digunakan dalam waktu yang sangat lama dan sangat familiar di lingkungan masyarakat yang menghubungkan tiap saluran (pipa) antar rumah-kerumah lalu dialirkan ke saluran yang lebih besar dan seterusnya. Metode yang akan dijadikan metode pembanding adalah metodeAnaerobic Baffled Reactor (ABR) yang merupakan metode pengolahan limbahdengan melakukanpenggabungan proses-proses sedimentasi dengan penguraian lumpur secara parsial dalam kompartemen yang sama.Dari hasil analisis yang dilakukan, didapat bahwa untuk metode pelaksanaan, dipilih menggunakan metodeAnaerobic Baffled Reactor (ABR) dengan kemudahan pelaksanaan,Dari segi biaya dan waktu juga dipilih metodeAnaerobic Baffled Reactor (ABR) dengan biaya pengerjaan sebesar Rp. Rp141,531,301.000 dengan total waktu 150 hari. Sebagai metode yang telah dilaksanakan pengerjaanmetode Jaringan Pemipaan memerlukanbiaya sebesar Rp238,345,943.21 dengan total waktu 322 hari

References

A.Luthan Putri Lynna, Syafriandi, 2006, Aplikasi Microsoft Project Untuk Penjadwalan Teknik Sipil, Andi, Yogyakarta
Bachtiar, I. 1993, Rencana Dan Estimasi Real of Coast, Bumi Aksara, Jakarta
Bell J., 2002.Treatment of Dye Wastewaters in the Anaerobic Baffled Reactor and Characterisation of the Associated Microbial Populations.Ph.D. Thesis, School of Chem. Eng., Univ. of Natal, Durban.
H. Movahedyan, A. Assadi, A. Parvaresh, Iran. J. Environ. Health. Sci. Eng., 2007, Vol. 4, No. 2, pp. 77-84, Performance Evaluation of Anaerobic Baffled Reactor Treating Wheat Flour Starch Industry Wastewater.
J.Supriyanto, “Kajian Penggunaan Reaktor Biofilter untuk Pengolahan Greywater di Kawasan Pemukiman Atas Air Kelurahan Margasari Kota Balikpapan Menuju Konsep Zero Waste,” Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, 2014.10
Pembangunan Infrastruktur Sanimas IDB, Vol 3, (KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JEDRAK CIPTA KARYA DIREKTORAT PENGEMBANGAN PENYEHATAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN)
Pendekatan kuantitatif.(Scientific inquiry) yang didasari oleh filsafat positivism logical (Watson, dalam Danim 2002).
Simposium I Jaringan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Infrastruktur Indonesia, 2016 Perencanaan Anaerobic Baffled Reactor (ABR) Sebagai Instalasi Pengolahan Greywater di Kecamatan Rungkut Kota Surabaya Bias Agatha Permata Siswanto, Ipung Fitri Purwanti11
Soeharto, I., 1995, Manajemen Proyek dari Konseptual sampai Operasional, Erlangga, Jakarta.
Perencanaan Bangunan INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) KOMUNAL DOMESTIK dengan proses Anaerobic Baffled Reactor (ABR) pada Asrama PON-PES Terpadu Nurul Musthofa di Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan. 12
Wang JL, Huang YH, Zhao X., 2004. Performance and Characteristics of an Anaerobic Baffled Reactor.Bioresour.Technol
Published
2021-03-31
How to Cite
Haikal, M., & Sitompul, M. (2021). Perbandingan Metode Pelaksanaan Jaringan Pemipaan Dengan Anaerobik Baffled Reactor Proyek Optimalisasi Jaringan Air Limbah Kota Medan. Jurnal Media Teknik Sipil Samudra, 2(1), 52 - 59. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/jmtss/article/view/3399
Section
Articles