KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis <p>Jurnal Katalis, merupakan jurnal ilmiah yang dalam bidang penelitian kimia dan pendidikan kimia&nbsp; yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra. Jurnal Katalis terbit secara berkala dua kali setiap tahunnya yaitu edisi Februari-Juni dan Juli-Desember dengan isi sebanyak 6 artikel/volume atau 12 artikel/nomor terbit.</p> en-US ratihps@unsam.ac.id (Ratih Permana Sari, S.Pd., M.Pd) hasby@unsam.ac.id (Hasby, S.Pd., M.PKim) Sat, 09 Jan 2021 10:00:13 +0000 OJS 3.1.2.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Analisis Aktivitas Antosianin dari Buah Senggani (Melastoma candidum L.), Kulit Kopi (Coffea arabica L.), dan Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas L.) Sebagai Indikator Asam Basa https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3107 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas senyawa antosianin dari ekstrak buah senggani (<em>Melastoma candidum </em>L.), kulit kopi (<em>Coffee arabica </em>L.), dan ubi jalar ungu (<em>Ipomea batatas </em>L.) sebagai indikator asam basa.Ekstrak ketiga sampel diperoleh dengan cara maserasi. Pengujian ekstrak sampel untuk menganalisis aktivitas senyawa antosianin dilakukan dengan menggunakan Buffer pH 1-12. Pengujian ekstrak sampel sebagai indikator asam basa dilakukan dengan cara titrasi. Pada pengujian aktivitas senyawa antosianin, hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah senggani pada pH 4-5 tidak berwarna, ekstrak kulit kopi pada pH 1-5 berwarna merah, sedangkan pada pH 6-12berwarna biru, bahkan tidak berwarna, serta ekstrak ubi jalar ungu pada pH 1-9berwarna merah dan pada pH 10-12 berubah menjadi warna hijau. Pada pengujian ekstrak sampel sebagai&nbsp; indikator alami, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada titrasi asam lemah-basa kuat menggunakan CH<sub>3</sub>COOH 0,1 M dan 50 mL NaOH 0,1 Masing-masing ekstrak mengalami titik akhir titrasi yang berbeda-beda, yaitu 14 mL,25 mL, dan 27 mLuntuk ekstrak buah senggani, kulit kopi, dan ubi jalar ungu; sedangkan pada titrasi asam kuat-basa kuat menggunakan HCl 0,1 M dan 50 mL NaOH 0,1 M masing-masing ekstrak mengalami titik akhir titrasi yang berbeda-beda pula, yaitu 19 mL, 23 mL, dan 22 mLuntuk ekstrak buah senggani, kulit kopi, dan ubi jalar ungu, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah senggani (<em>Melastoma candidum </em>L.), kulit kopi (<em>Coffee arabica </em>L.), dan ubi jalar ungu (<em>Ipomea batatas </em>L.)mengandung antosianin yang dapat digunakan sebagai indikator alami pada titrasi asam-basa yang sifatnya ramah lingkungan, murah, dan tidak beracun.</p> Julina Wati, Hasby Hasby Copyright (c) 2020 KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3107 Sat, 09 Jan 2021 09:16:18 +0000 Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode Drill (Latihan) pada Materi Termokimia Siswa SMA Negeri 2 Kejuruan Muda https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3096 <p>Penelitian ini bertujuan&nbsp; untuk mengetahui: Apakah hasil&nbsp; belajar kimia pada materi termokimia &nbsp;bagi siswa kelas XI IPA.1 &nbsp;pada SMA Negeri 2 Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang dapat ditingkatkan melalui penerapan metode <em>drill (</em>latihan<em>)</em>? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1&nbsp; yang terdiri dari 28&nbsp; siswa perempuan dan 12&nbsp; siswa laki-laki. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif&nbsp; komparatif dengan&nbsp; membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasidengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus II.&nbsp; Jika pada tindakan pra siklus nilai rata-rata kelas hanya 50,75 , maka pada siklus 1 nilai rata-rata kelas&nbsp; menjadi 63,50&nbsp; dan pada siklus&nbsp; 2&nbsp; ternyata nilai rata-rata kelas menjadi 76,00. Nilai KKM yang digunakan sebagai penentu keberhasilan belajar siswa pada penelitian ini adalah 70.&nbsp; Pada tindakan pra siklus, siswa yang memiliki nilai dibawah&nbsp; KKM 70, sebanyak 35 siswa (87,5 %). dan hanya sebahagian kecil (12,5 %) atau 5 siswa saja&nbsp; yang telah mencapai ketuntasan belajar &nbsp;dan pada akhir siklus 1. Pada siklus 1, masih terdapat 26&nbsp; siswa (65,0 %) yang belum&nbsp; mencapai ketuntasan atau masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimal (70) dan 14 siswa (35,0 %)&nbsp; yang sudah mencapai ketuntasan, sedangkan pada akhir siklus 2,&nbsp; masih terdapat 11 siswa (27,5 %) yang belum mencapai ketuntasan dan 29 siswa (72,5 %) yang sudah mencapai ketuntasan. &nbsp;Adapun hasil non tes pengamatan proses belajar menunjukkan perubahan siswa lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian&nbsp; penerapan metode <em>drill </em>&nbsp;(latihan) pada materi termokimia bagi siswa kelas XI IPA 1 pada SMA Negeri 2 Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang.</p> Israyati Copyright (c) 2020 KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3096 Sat, 09 Jan 2021 09:20:33 +0000 Peningkatan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa pada Materi Perkembangan Model Atom Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning (DL) https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3112 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana model pembelajaran <em>Discovery Learning </em>(DL)”.dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.IPA-2 semester 1 tahun Tahun 2020 yang berjumlah 25 siswa, terdiri dari 13 siswa putra dan 12 siswa putri. Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada akhir siklus, kemampuan guru dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi, aktivitas siswa dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi, dan data tentang refleksi siswa terhadap pembelajaran yang diambil dari angket pada setiap akhir pertemuan. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah: (1) apabila≥ 70% dari jumlah siswa berkategori tuntas dengan criteria tuntas belajaran apabila nilai hasil evaluasi pada siklus I,II, ≥ 65, (2) apabila aktivitas siswa dalam pembelajaran≥ 70% yang diukur dengan melihat lembar observasi siswa. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 58,75 dan persentase ketuntasan belajar sebesar 60,71%. Aktivitas siswa 63,64%, persentase kemampuan guru 73,44 %. Sedangkan hasil penelitian pada siklusII rata-rata hasil belajar siswa sebesar 66,25 dan persentase&nbsp; ketuntasan belajar sebesar71,43%. Aktivitassiswa 75,00%, dan persentase kemampuan guru sebesar 84,37%. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran <em>Discovery</em> <em>Learning</em> (DL) dapat meningkatkan hasil belajar kimia dan aktivitas siswa kelas X IPA-2 semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 pada materi perkembangan model atom.</p> Murhamatillah Copyright (c) 2020 KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3112 Sat, 09 Jan 2021 09:23:48 +0000 Penerapan Permainan Lego Kimia Sebagai Media Pembelajaran Sub Materi Konfigurasi Elektron pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Madat Kabupaten Aceh Timur https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3054 <p>Penelitian ini merupakan penelitian di kelas, berdasarkan latar belakang hasil belajar siswa di SMAN.2 Madatmasih rendah, karena kurangnya minat siswa untuk belajar kimia khususnya pada pokok bahasan Konfigurasi Elektron.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar kimia pada pokok bahasan Konfigurasi Elektron dapat ditingkatkan dengan menggunakan Pengembangan Permainan Lego pada siswa kelas X. MIA SMA Negeri 2 Madat. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran Kimia khususnya pada pokok bahasan KonfigurasiElektron.dengan penggunaan Pengembangan Permainan Lego.Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan Pengembangan Permainan Lego untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan Konfigurasi Elektrondi Kelas X Mia SMAN.2 Madat Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur membuat siswa lebih aktif dan meningkatkan prestasi siswa. Pengambilan data dengan menggunakan post tes, ulangan harian tiap siklus dan dokumentasi. Penulis memberikan angka untuk setiap siklus, yaitu sebelum tindakan 59,00%, Siklus I 67,50%, Siklus II 81,50%. Berdasarkan hasil penelitian ini dari analisis tindakan diperoleh kesimpulan bahwa menggunakan Pengembangan Permainan Lego meningkatkan hasil belajar kimia di kelas X Mia SMAN.2 Madat Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur dapat meningkatkan hasil belajar dengan baik.</p> Mutiawati Copyright (c) 2020 KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3054 Sat, 09 Jan 2021 09:25:33 +0000 Efektivitas Larvasida Ekstrak Kulit Buah Jamblang Terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes Aegypti https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3082 <p>Dalam penelitian ini, Demam berdarah adalah salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang penyebarannya disebabkan oleh nyamuk <em>Aedes aegypti, </em>nyamuk <em>Aedes aegypti</em> merupakan spesies nyamuk pemukiman, sehingga sering ditemukan perkembang biak pada tempat – tempat penampungan air buatan didalam rumah seperti bak mandi, vas bunga, ember, dan sejenisnya. Upaya pemberantas larva dapat dilakukan dengan menggunakan larvasida. jenis larvasida dapat berupa hasil sintesis bahan kimia atau berasal dari bahan alam.&nbsp; Salah satu bahan alam yang berpotensi sebagai larvasida adalah kulit buah jamblang (<em>Syzygium Cumini L, Skeels</em>) dapat digunakan sebagai alternatif untuk menghindari dampak negatif tersebut. Kulit buah jamblang diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yaitu alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, flavonoid, polifenol, dan buchard.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas larvasida pada kulit buah jamblang terhadap kematian larva <em>Aedes Aegypti</em>. Tahapan penelitian ini yaitu : (1) preparasi sampel, (2) ekstraksi dengan maserasi menggunakan etanol, (3) distilasi ekstrak kulit buah jamblang, (4) uji larvasida. dan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah jamblang efektif dalam membunuh larva <em>Aedes aegypti</em>. Penggunaan ekstrak kulit buah jamblang yang paling efektif dalam membasmi larva nyamuk <em>Aedes aegypti</em> pada konsentrasi 2 % (5 tetes) dalam waktu 48 jam. Konsentrasi yang rendah dapat mematikan jentik dengan jumlah yang banyak dibandingan dengan konsentrasi 5 %, 10%, dan 20 %.</p> Fitriya Nanda, Said Ali Akbar, Muttakin Muttakin Copyright (c) 2020 KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3082 Sat, 09 Jan 2021 00:00:00 +0000 Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Senggani (Melastoma malabathricum L.) dan Ekstrak Buah Bit (Beta vulgaris L.) https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3108 <p>Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan dari buah senggani (<em>Melastoma malabathricum </em>L<em>.</em>) dan ekstrak buah bit (<em>Beta vulgaris </em>L<em>.</em>). Ekstrak buah senggani dan buah bit diperoleh dengan cara maserasi. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode peredaman radikal bebas oleh <em>2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl</em> (DPPH). Hasil penelitian berdasarkan pengujian skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak buah senggani dan buah bit memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, flavonoid, dan tanin. Hasil penelitian berdasarkan pengujian antioksidan diperoleh berdasarkan nilai absorbansi dan nilai % inhibisi. Nilai % inhibisi tertinggi buah senggani dan buah bit diperoleh pada konsentrasi yang sama, yaitu 10 ppm sebesar 70,14% dan 55,87%. Nilai IC<sub>50 </sub>dari ekstrak buah senggani dan buah bit menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat yaitu sebesar 4,63 ppm dan 7,77 ppm. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah senggani (<em>Melastoma malabathricum </em>L<em>.</em>) dan buah bit (<em>Beta vulgaris </em>L.) berpotensi sebagai antioksidan dan mampu menghambat radikal bebas.</p> Septiani Septiani Copyright (c) 2020 KATALIS: Jurnal Penelitian Kimia dan Pendidikan Kimia https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/article/view/3108 Sat, 09 Jan 2021 09:29:18 +0000