Evaluasi Implementasi Pasal 246 Ayat (2) Undang-Undang Pemerintahan Aceh: Analisis terhadap Kendala yang Dihadapi Pemerintah Aceh

  • Beril Zikrullah Universitas Samudra
  • Nur Asyiah Universitas Samudra
  • Meta Suriyani Universitas Samudra
Keywords: Implementasi Hukum, Otonomi Khusus, Pemerintahan Aceh, Bendera Daerah.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pasal 246 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh Pemerintah Aceh dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif ketentuan tersebut memberikan kewenangan kepada Pemerintah Aceh untuk menetapkan bendera daerah sebagai simbol kekhususan, namun dalam praktiknya implementasi belum berjalan optimal. Kesenjangan antara das sollen dan das sein terlihat dari belum adanya regulasi pelaksana yang efektif setelah pembatalan Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 oleh Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, hambatan implementasi bersifat multidimensional, meliputi disharmoni regulasi, konflik kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, lemahnya kapasitas kelembagaan, serta sensitivitas politik dan perbedaan persepsi terhadap simbol daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif berupa harmonisasi regulasi, penguatan kelembagaan, dan pembangunan dialog konstruktif guna mewujudkan implementasi otonomi khusus yang efektif dan berkelanjutan di Aceh.

 

References

Berutu, Ali Geno. Formalisasi Syariat Islam Aceh Dalam Tatanan Politik Nasional. Pena Persada, 2020.

Darmoyo, Suryo Sumantri. Kewenangan Gubernur Aceh Terkait Pengangkatan Kapolda dalam Konsepsi Negara Kesatuan. USK Press, 2025.

Djumala, Darmansjah. Soft power untuk Aceh. Gramedia Pustaka Utama, 2013.

Herizal, Herizal, and Titin Purwaningsih. "Kinerja Lembaga Perwakilan Rakyat di Daerah Otonomi Khusus Aceh dalam Melaksanakan Fungsi Legislasi." Journal of Governance and Public Policy 4, no. 2 (2017): 294-326. https://doi.org/10.18196/jgpp.v4i2.2992

Herlin, Herlin, Muksalmina Muksalmina, and Joelman Subaidi. "Keberadaan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh Ditinjau dari Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan." Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 11, no. 2 (2023): 170-292. https://doi.org/10.29103/sjp.v11i2.13197

Iqbal, Muhammad, Zaki Ulya Radhali, Andi Rachmad, Hanri Aldino, and Muhammad Iqbal Asnawi. "Metodologi Penelitian Hukum (Panduan Teoritis Dan Praktis)." CV Sangpena Media (2025).

Irawan, Muzwar, and Micael Jeriko Damanik. "Kedudukan Pancasila dalam Pembentukan Perundang-Undangan di Indonesia: Tinjauan Filsafat Hukum." Grondwet 5, no. 1 (2026): 18-29. https://doi.org/10.61863/gr.v5i1.57

Jalil, Husni, Andi Abidin, and Farah Syah Rezah. Hukum Pemerintahan Daerah dalam Perspektif Otonomi Khusus. CV. Social Politic Genius (SIGn), 2017.

Mukhlis, Sulthanah, and Hanri Aldino. "Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Perkara Nomor 15/Pid. B/2021/PN. Sgi Terhadap Tindak Pidana Makar Atas Aksi Pemasangan Spanduk Aceh Merdeka." Meukuta Alam: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 6, no. 2 (2024): 299-313. https://doi.org/10.33059/majim.v6i2.10868

Purba, Ahmad Rusli. "Eksistensi Qanun Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Bendera Dan Lambang Aceh Dalam Perspektif Teori Norma Berjenang Hans Nawiasky." Jurnal Ilmiah METADATA 4, no. 1 (2022): 31-52. https://doi.org/10.47652/metadata.v4i1.122

Rahman, Dahlan A., Muhammad bin Abubakar, Muhammad Rizwan, Muntasir Muntasir, and Bimby Hidayat. "Otonomi Daerah Khusus Aceh: Jembatan menuju Rekonsiliasi atau Sumber Ketegangan Baru." Jurnal Pemerintahan Dan Politik 9, no. 3 (2024): 183-194. https://doi.org/10.36982/jpg.v9i3.4459

Rozi, Syafuan, Firman Noor, Irine Hiraswari Gayatri, and Mochtar Pabottingi. Politik Identitas: Problematika dan Paradigma Solusi Keetnisan Versus Keindonesiaan di Aceh, Riau, Bali dan Papua. Bumi Aksara, 2021.

Sodiqin, Ali. "Antropologi hukum sebagai pendekatan dalam penelitian hukum Islam." Al Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 7, no. 1 (2013): 115-126.

Zaenassa'dy, Wafa. "PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KORUPSI POLITIK DI INDONESIA MENURUT TEORI PENEGAKAN HUKUM LAWRENCE F. FRIEDMAN." Jurnal Hukum Bisnis dan Keuangan Modern 9, no. 4 (2025). https://journal.fexaria.com/j/index.php/jhbkm/article/view/694

Zainuddin, Muhammad, and Aisyah Dinda Karina. "Penggunaan metode yuridis normatif dalam membuktikan kebenaran pada penelitian hukum." Smart Law Journal 2, no. 2 (2023): 114-123. https://e-journal.unkaha.ac.id/index.php/slj/article/view/26

Published
2026-06-30