Kesenjangan Penerapan Hukum Pidana Islam di Indonesia: Perbandingan Qanun Aceh dan Kearifan Lokal Minangkabau

  • Putra Aguswandi Universitas Abulyatama
  • Jummaidi Saputra Universitas Abulyatama
  • Muhammad Arizka Wahyu Universitas Abulyatama
Keywords: Hukum Pidana Islam; Kesenjangan Hukum; Qanun Jinayah; Legal Pluralism.

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesenjangan penerapan hukum pidana Islam di Indonesia melalui perbandingan antara Qanun Jinayat di Aceh dan kearifan lokal masyarakat Minangkabau di Padang. Aceh merepresentasikan pendekatan formal melalui regulasi daerah yang terinstitusionalisasi, lengkap dengan perangkat penegakan hukum dan sanksi yang bersifat legalistik. Sebaliknya, masyarakat Minangkabau menginternalisasikan nilai-nilai hukum pidana Islam melalui mekanisme adat yang berbasis pada prinsip “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” dengan penekanan pada musyawarah, kontrol sosial, dan pemulihan hubungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan socio-legal dan kerangka teori legal pluralism. Data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara deduktif dan komparatif. Fokus analisis diarahkan pada perbedaan sistem hukum, legitimasi, mekanisme penegakan, serta implikasi terhadap keadilan dan efektivitas hukum. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan mendasar antara kepastian hukum yang ditawarkan oleh pendekatan formal di Aceh dan legitimasi sosial yang kuat dalam pendekatan kultural di Minangkabau. Pendekatan formal menghadapi tantangan berupa kritik hak asasi manusia, inkonsistensi implementasi, dan keterbatasan sumber daya, sementara pendekatan kultural menghadapi persoalan minimnya akuntabilitas dan perlindungan hukum yang seragam. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana Islam di Indonesia tidak dapat dilakukan secara tunggal. Penelitian ini menawarkan pendekatan integratif yang memadukan legalitas formal dengan legitimasi sosial melalui prinsip maqashid syariah dan keadilan restoratif. Integrasi tersebut diharapkan mampu menjembatani kesenjangan yang ada serta mendorong terbentuknya sistem hukum pidana Islam yang lebih inklusif, kontekstual, dan berkeadilan dalam kerangka negara hukum Indonesia.

References

Abdillah, Junaidi, and Suryani Suryani. "MODEL TRANSFORMASI FIQH JINÂYAH KE DALAM HUKUM PIDANA NASIONAL; KRITIK NAZHARIYAT AL-'UQÛBAH TERHADAP MATERI KUHP." Masalah-Masalah Hukum 47, no. 2 (2018): 98-110. https://doi.org/10.14710/mmh.47.2.2018.98-110

Al Kautsar, Izzy, and Danang Wahyu Muhammad. "Sistem hukum modern Lawrance M. Friedman: Budaya hukum dan perubahan sosial masyarakat dari industrial ke digital." Sapientia Et Virtus 7, no. 2 (2022): 84-99. https://doi.org/10.37477/sev.v7i2.358

Alfarid, Adam, Chindy Trivendi Junior, and Putri Ramadani. "Implikasi Penetapan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 Tentang Sumatra Barat Terhadap Politik Hukum Pemerintah Daerah Sumatra Barat." Jurnal Hukum Lex Generalis 3, no. 10 (2022): 776-794. https://doi.org/10.56370/jhlg.v3i10.325

Ario, Dion, Swandi Aliverchan Situngkir, and Fernandes Situngkir. "Living Law, Kepastian Hukum, dan Hak Asasi Manusia: Politik Hukum dalam KUHP 2023 di Indonesia." lentera 7, no. 1 (2025): 31-42. https://doi.org/10.32505/lentera.v7i1.13426

Armi, Fadhlur Rahman, Misri A. Muchsin, and Heri Maslijar. "Transformasi Peradilan Gampong Menuju Sistem Peradilan Terintegrasi: Harmonisasi Living Law KUHP Baru, Maqasid al-Syariah, dan Keadilan Restoratif Berbasis Teknologi Digital." CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik 5, no. 1 (2026): 232-255. https://doi.org/10.47498/constituo.v5i1.6472

Chandra, Tofik Yanuar. "Penerapan restorative justice dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia." Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial 11, no. 01 (2023): 61-78. https://doi.org/10.30868/am.v11i01.3827

Etika, Nurul. Qanun Jinayat Aceh: Dinamika Sosial Politik Dan Aspek Fiqhiyah. Penerbit A-Empat, 2024.

Ihsan, Muhammad Hairul. "Konstruksi Hakikat Hukum Islam dalam Perspektif Filsafat Hukum: Integrasi Dimensi Transendental, Moral, dan Sosial." Mitsaqan Ghalizan 5, no. 1 (2025): 15-27. https://doi.org/10.33084/mg.v5i1.9998

Ikhwan, M., and Muhammad Heikal Daudy. "Pelembagaan Hukum Jinayat di Aceh Sebagai Bagian Sistem Hukum Pidana Indonesia." Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences 1, no. 2 (2019): 180-212. https://doi.org/10.56613/islam-universalia.v1i2.119

Iqbal, M., Khadijatul Musanna, and Zaifal Bariq. "Sinkronisasi Qanun Jinayah Dengan Kuhp Nasional: Studi Kasus Penanganan Tindak Pidana Di Kabupaten Bireuen." Indonesian Journal of Islamic and Social Science 4, no. 1 (2026): 1-16. https://doi.org/10.71025/9g63h204

Iqbal, Muhammad, Azhari Yahya, and Husni Kamal. "Pola Penyelesaian Sengketa Dalam Rumah Tangga Melalui Peradilan Adat Gampong Di Aceh." Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin 3, no. 1 (2020): 383-392. https://doi.org/10.52626/jg.v3i1.72

Iqbal, Muhammad, Zaki Ulya Radhali, Andi Rachmad, Hanri Aldino, and Muhammad Iqbal Asnawi. "Metodologi Penelitian Hukum (Panduan Teoritis Dan Praktis)." CV Sangpena Media (2025).

Johan, Teuku Saiful Bahri. Politik Negara Atas Pluraritas Hukum dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Deepublish, 2015.

Melayu, Hasnul Arifin, Rusjdi Ali Muhammad, MD Zawawi Abu Bakar, Ihdi Karim Makinara, and Abdul Jalil Salam. "Syariat Islam dan budaya hukum masyarakat di Aceh." Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial 23, no. 1 (2021): 55-71. https://doi.org/10.22373/jms.v23i1.9073

Monsca, Ramadiansyah, Mohammad Nor Ichwan Nor Ichwan, and Najahan Musyafak Najahan. "Harmonisasi Maqāṣid Al-Syariah Dengan CEDAW: Pendekatan Dekonstruktif Abdullah Ahmed An-Naʾim Dalam Reformasi Hukum Islam Berbasis Hak Asasi Perempuan." Jurnal Restorasi Hukum 8, no. 2 (2025): 295-322. https://doi.org/10.14421/0zvq5x03

Muhammad Syahrum, Pengantar metodologi penelitian hukum: Kajian penelitian normatif, empiris, penulisan proposal, laporan skripsi dan tesis. CV. Dotplus Publisher, 2022.

Muhdlor, Ahmad Zuhdi. "Perkembangan metodologi penelitian hukum." Jurnal Hukum dan peradilan 1, no. 2 (2012): 189-206. https://doi.org/10.25216/jhp.1.2.2012.189-206

Munajat, Makhrus. "Dinamika penegakan hukum jinayat di Aceh: Harmonisasi antara kearifan lokal, syariat Islam, dan hak asasi manusia." IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia 14, no. 1 (2025): 85-109. https://doi.org/10.14421/inright.v14i1.4059

Narwastuty, Dian, and Steven Savio Budiyono. "Peradilan Adat di Persimpangan Jalan: Peluang Harmonisasi dengan Sistem Peradilan Pidana Nasional." Proceedings Series on Social Sciences & Humanities 27 (2025): 112-121. https://doi.org/10.37504/lh.v3i2.738

Rosyid, Maskur, and Dhani Dwi Afrizal. "Integrasi hukum adat dalam pembaharuan hukum keluarga Islam di Indonesia." Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 2 (2025): 1792-1812. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1170

Wicaksono, Yonathan Parlinggoman, and Mahipal Mahipal. "Eksistensi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia: Peluang Dan Tantangan." Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 3 (2025): 2138-2151. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1238

Widharu, Shasa Suta, and Sidik Sunaryo. "Keadilan Dalam Dimensi Pluralitas Hukum: Tantangan Dan Arah Reformasi Sistem Hukum Indonesia." Innovative: Journal Of Social Science Research 5, no. 4 (2025): 12072-12085. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20040

Published
2026-06-30