open access

Abstract

   Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh panjang ruas stek dan penggunaan ZPT alami terhadap pertumbuhan tanaman lada (Piper nigrum, L) serta interaksi antara kedua perlakuan tersebut. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Bukit Cinta Kecamatan Peunaron Kabupaten Aceh Timur dengan ketinggian tempat 85 meter di atas permukaan laut (m dpl). Waktu penelitian dilakukan selama 3 bulan yang dimulai dari bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor panjang ruas stek dengan notasi (R) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: R1= 1 ruas, R2= 2 ruas dan R3= 3 ruas; dan Faktor jenis ZPT alami dengan notasi (J) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : J0=  tanpa ZPT alami (kontrol), J1=  urin sapi betina, J2=  air kelapa muda dan J3 =   ekstrak umbi bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang ruas stek berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah tunas stek, tinggi tunas dan jumlah daun (umur 30 dan 60 HST), panjang akar dan bobot akar. Perlakuan terbaik adalah panjang satu ruas (R1). Jenis ZPT alami berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah tunas stek dan tinggi tunas (umur 30 dan 60 HST), jumlah daun umur 60 HST, panjang akar dan bobot akar, sedangkan parameter jumlah daun umur 30 HST berpengaruh tidak nyata. Perlakuan terbaik adalah air kelapa muda (J2). Interaksi perlakuan panjang ruas stek dan jenis ZPT alami berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tunas umur 30 HST, sedangkan terhadap parameter lain berpengaruh tidak nyata. Interaksi terbaik terdapat pada kombinasi panjang ruas stek 1 ruas dan jenis ZPT alami air kelapa muda (R1J2).