open access

Abstract

Pengujian Pengolahan Tanah Konservasi terhadap Sifat Fisika Tanah merupakan Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi pertanian dengan melakukan pengolahan  tanah secara intensif. Pengolahan tanah bertujuan untuk menyediakan atau memberikan lingkungan tumbuh yang lebih baik bagi pertumbuhan tanaman. Ada 3 jenis pengolahan tanah yaitu tanpa olah tanah  (no tillage), pengolahan tanah terbatas (minimum tillage), pengolahan tanah sempurna (full tillage) pada tanaman kacang tanah. Penelitian dilaksanakan dikebun Pembibitan Balai Benih Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Medan pada titik Koordinat N 98042’23,7” dan E 3030’28,3” dengan ketinggian ± 20 m diatas permukaan laut dimulai dari bulan April 2008 sampai dengan Mei 2018. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design) yang terdiri dari 3 faktor yaitu Faktor Pengolahan Tanah sebagai anak petak yang terdiri dari 3 taraf : No Tillage (T0), Minimum Tillage (T1), Full Tillage (T2), Faktor inokulasi Mikoriza sebagai anak petak terdiri dari 2 taraf : tanpa inokulasi Mikoriza (M0), ipnokulasi Mikoriza (M1). Faktor Varietas sebagai anak-anak petak terdiri dari 3 taraf yaitu : Varietas Lokal (V1). Varietas gajah (V2) dan Varietas kancil (V3). Hasil peneilitian menunjukan bahwa Pengolahan tanah dengan pemberian mikoriza serta varietas kacang tanah pengolahan tanah berpengaruh tidak nyata terhadap pH Tanah, C-organik, dan P-Tersedia. Namun ada kecendurungan bahawa pengolahan tanah konservasi minimum tillgae dapat meningkatkan pH tanah dan P-tersedia sedangkan No tillage dapat meningkatkan C-organik. Perlakuan Inokulasi Mikoriza memiliki kencendurungan dapat meningkatkan pH Tanah, C-organik, P-Tersedia sedangkan jenis varietas lokal memiliki kencendurungan mampu meningkatkan  pH Tanah, C-organik, sedangkan varietas kancil dapat meningkatkan P-tersedia