open access

Abstract

Pepaya merupakan salah satu buah tropika unggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Biji pepaya memiliki dormansi fisik dan sukar untuk berkecambah.Berbagai perlakuan untuk memecahkan dormansi biji pepaya telah dilakukan, perlakuan suhu perendaman, lama perendaman telah menunjukkan hasil yang bervariasi, sehingga masih belum ada informasi yang pasti tentang cara atau perlakuan yang paling tepat untuk memecah dormansi biji pepaya. Karena itu, peneliti ingin melakuakan penelitian tentang Peranan Lama Berbagai Suhu Perendaman Terhadap Laju Kecambahan Biji Pepaya (Carica papaya L) pada Pra-kecambah yang Berbeda, dan memperoleh perlakuan yang optimal untuk perkecambahan benih pepaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), menggunakan tiga faktor, terdiri dari faktor ke-satu lama perendaman terdiri dari tiga variasi (12 jam, 24 jam, dan 36 jam). Faktor ke-dua suhu perendaman terdiri dari empat variasi (suhu normal air, suhu 30OC, suhu 50OC, dan suhu 70OC). Faktor ke-tiga wadah pra-kecambah terdiri dari dua variasi (terbuka dan tertutup). Penelitian dilakuan dalam laboratorium benih, dengan menggunakan 50 biji setiap perlakuan. Berdasarkan penelitian ini efek di perlakuan suhu dan lama perendaman dan wadah pra-kecambah terbaik pada perlakuan lama perendaman 24 jam dengan suhu 50OC pada wadah pra-kecambah tertutup dengan laju kecambah 3.91 hari.