open access

Abstract

Cahaya polikromatik adalah cahaya putih yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang tertentu. Cahaya monokromatik adalah cahaya yang hanya terdiri atas satu warna dan satu panjang gelombang tertentu, seperti cahaya merah, kuning, hijau atau warna lain yang sejenis. Kacang-kacangan merupakan bahan pangan yang kaya akan makro molekul seperti karbohidrat, protein, vitamin.  Kriteria mutu kacang selama penyimpanan  adalah bebas dari benda asing, bau, kadar air normal, dan bebas kerusakan biologi, kimia dan fisika.  Penyebab kerusakan kacang selama penyimpanan karena gangguan serangga, sehingga terjadi penurunan hasil secara kuantitatif  dan kualitatif. Model pengendalian secara fisik diperlukan  yang tidak berdampak buruk pada komotiti, lingkungan, dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengujicobakan cahaya  monochromatic dan polychromatic pada ruang penyimpanan untuk merubah perilaku serangga gudang. Pelaksanaan penelitian di laboratorium Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh menggunakan  Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama  empat warna cahaya, yaitu  merah (L1), kuning (L2), hijau (L3) dan warna putih (L4). Faktor kedua dengan tiga jenis kacang, yaitu kacang hijau (K1), kacang kedelai (K2), dan kacang merah (K3), masing-masing perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Serangga uji Callosobruchus maculatus Fabricius dewasa sebanyak 10 pasang dengan perbandingan 1:1. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa serangga C. maculatus Fabricius menyukai cahaya wana-warni, kecuali cahaya putih. Dengan demikian cahaya putih dapat digunakan untuk  penerangan pada gudang penyimpanan.