open access

Abstract

Peluang usaha sektor perikanan memiliki prospek yang baik, karena ditunjang oleh sifat iklim tropis yang memungkinkan budidaya perikanan sepanjang tahun.Salah satu usaha dibidang subsektor perikanan adalah budidaya ikan lele melalui PT pertamina EP Field Rantau dengan program (Corporate Sosial Responsibility/CSR). Melihat potensi dari usaha budidaya ikan lele yang ada di Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru tersebut sudah selayaknya dipikirkan strategi pengembangan usaha budidaya ikan lele kedepan dengan mempertimbangkan faktor strategi internal dan eksternal.Faktor strategi internal mancakup faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan pengembangan usaha budidaya ikan lele, sedangkan faktor strategi eksternal mencakup faktor-faktor yang menjadi peluang dan ancaman pengembangan usaha budidaya ikan lele di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor kekuatan kelemahan peluang dan ancaman pada strategi pengembangan usaha ikan lele di Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang dan menentukan prioritas strategi pengembangan usaha ikan leledi Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang dengan menggunakan metode survey. Objek penelitian ini adalah pembudidaya ikan lele yang terlibat dalam program PPMP. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada strategi pengembangan usahaikan lele dalam program PPMP di Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang dengan analisis SWOT (Strength,Weakness, Opportunity dan Treath), sehingga dapat ditentukan prioritas strategi dari berbagai alternatif strategi faktor internal dan eksternal. Responden untuk kuisioner inventarisasi faktor-faktor strategis yang berpengaruh terhadap pengembangan usaha ikan lele pada program PPMP ditetapkan secara sengaja sebanyak 15 Orang dan tokoh kunci sebanyak 5 Orang.

Hasil penelitian analisis gabungan EFI dan EFE menghasilkan alternatif strategi SO dengan skor sebesar 4,215 skor, strategi WO sebesar 3,149 skor, strategi ST sebesar 3,106 skor dan strategi WT sebesar 2,040 skor. Hal ini menunjukan bahwa strategi SO memiliki skor tertinggi, artinya strategi pengembangan usaha ikan lele memungkinkan untuk diterapkan oleh kelompok petani ikan lele di Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Adapun urutan prioritas strategi untuk strategi pengembangan usaha ikan lele di Desa Kebun Tanjung Seumantoh Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang adalah sebagai berikut : Memberikan pelatihan tentang mengatasi hama dan penyakit akibat perubahan iklim dan mengevaluasi masalah yang ada sehingga dapat mengambil keputusan dan meminimalkan terjadinya resiko, Dengan adanya dukungan pemerintah dan memiliki lahan sendiri dapat meningkatkan peluang usaha yang lebih besar dalam membudidayakan ikan lele, Meningkatkan kuantitas ikan lele sehingga pangsa pasar terpenuhi serta tidak mudah disaingi oleh ikan lele dari daerah lain, Meningkatkan kegiatan promosi dan meningkatkan kegiatan pelatihan budidaya ikan lele yang baik dan benar dengan memanfaatkan teknologi.