open access

Abstract

Anadara antiquata merupakan salah satu komoditas dengan nilai ekonomi tinggi di kawasan pesisir timur Kota Langsa. Habitat dari kerang ini adalah hutan mangrove yang banyak terdapat di pantai timur Kota Langsa. Namun, populasi kerang ini semakin menurun yang ditandai dengan berkurangnya area penangkapan (fishing ground) dan juga hasil tangkapan, sehingga spesies ini memiliki potensi untuk didomestikasi mengingat domestikasi telah dilakukan pada Anadara granosa, yang merupakan spesies yang simpatrik dengan Anadara antiquata. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menyelidiki hubungan antara berat daging dan ukuran kerang secara keseluruhan, untuk mengetahui size yang layak untuk dikonsumsi. Pengambilan sampel dilakukan secara sistematis dari Bulan April sampai dengan Bulan Agustus 2018. Sampel berasal dari hasil tangkapan nelayan yang diambil setiap dua minggu sekali. Hubungan setiap parameter dianalisis menggunakan persamaan regresi, proporsi. Secara bersama-sama, cangkang dan daging menyumbang 96,5% terhadap pertambahan berat total, sedangkan rasio rata-rata berat cangkang terhadap berat daging kerang adalah 3,5:1.