open access

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Pulau Rubiah Sabang. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengkaji kelimpahan ikan karang di lokasi biorock yang telah dibangun sebelumnya. Biorock adalah suatu proses teknologi deposit elektro mineral yang berlangsung di dalamĀ  laut, biasanya disebut juga dengan teknologi akreasi mineral. Melalui terumbu karang buatan akan meningkatkan populasi ikan dan biota laut lainya, sehingga biodiversitasnya akan terus berkelanjutan. Bangunan biorock dibuat pada bulan Mei tahun 2017. Karang yang digunakan dalam kajian ini adalah genus acropora dan pocilopora. Selama satu tahun perkembanganya maka kajian kelimpahan biota karang khususnya ikan karang perlu dilakukan untuk melihat sejauh mana keberhasilan progaram. Pemantauan kelimpahan ikan karang dilakukan pada dua kedalaman yang berbeda yaitu 3m dan 8m sesuai dengan peletakan biorock. Setiap bulan akan dilihat sebaran ikan karang yang ada diseketar bangunan terumbu selama 2 kali pemantauan. Pemantauan pertama dilakukan pada bulan Mei 2018 dan kedua pada bulan Agustus 2018. Data dimabil secara langsung (in situ) dengan melihat jumlah ikan karang yang berada pada bangunan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 jenis ikan karang dikedalaman 3m dan 15 jenis ikan karang dikedalaman 8m. Jenis ikan karang yang memiliki jumlah terbanyak adalah Odonus niger, Abudefduf septemfasciatus, Dascyllus cornutus, dan Chaetodon collare.