open access

Abstract

Kawasan tambak yang dominan di kota langsa umumnya berada di sekitar estuari langsa sebagai sumber air dari tambak masyararakat, estuari tentu berpengaruh besar terhadap pertukaran air saat pasang dan surut dengan debit sungai langsa, hingga saat ini masih ada tambak masyarakat mengalami kegagalan panen terutama akibat dari pengolahan kualitas air kurang baik, sehingga perlu dilakukan monitoring terhadap kualitas perairan saat pasang dan saat surut pada estuari langsa agar memperoleh informasi yang akurat terhadap kualitas air dari tambak masyrarakat disekitar estuari langsa. Dimana pengukuran dilakukan dari mulut estuari menuju sungai langsa diambil per jarak 1 km dan pengkuran dilakukan saat kondisi pasang dan surut pada waktu pengukuran saja. Metode yang digunakan adalah metode survei langsung dimana pengambilan data dalam penentuan parameter kualitas air dilakukan dengan Insitu dan uji laboratorium di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa s tingkat kesesuaian kualitas perairan estuari langsa terdiri dari nilai 2,5 – 3 sehingga tergolong S2 (kualitas air Sesuai untuk komoditas tambak) di estuari langsa sebagai sumber air tambak konvensial kota langsa