open access

Abstract

Faktor iklim berupa curah hujan merupakan faktor yang sangat berperan terhadap ketersediaan air bagi tanaman. Petani menetapkan jadwal tanam berpedoman pada kebiasaan yang turun menurun. Penetapan seperti itu selain musim tanam kurang optimal juga seringkali mendatangkan kegagalan dalam berbudidaya pertanian. Penelitian ini bertujuan melakukan pemetaan iklim Schmidt Ferguson di Kabupaten Tapanuli Selatan berdasarkan data curah hujan, penelitian ini juga bertujuan melakukan penyesuaian jenis tanaman dan waktu tanam terhadap pemetaan iklim Schmidt Ferguson khususnya tanaman perkebunan dan tahunan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode SIG (Systim Informasi Geografis) dan metode deskriptif analitis. Dari hasil penelitian diperoleh peta dan klasifikasi iklim serta tipe iklim yang berbeda-beda disetiap daerah. Sebagian besar daerah di kabupaten Tapanuli Selatan bertipe iklim A dan sebagian kecil tipe iklim D. Wilayah dengan tipe iklim A dengan kriteria sangat basah terdiri dari Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kecamatan Batang Angkola, Kecamatan Sipirok, dan Kecamatan Arse sedangkan wilayah yang memiliki tipe iklim B dengan kriteria agak basah terdiri dari kecamatan Angkola Barat, dan tipe iklim D di Kecamatan Anngkola Timur.