open access

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pemanfaatan bayam air sebagai pengganti sumber pakan, kecernaan, dan degradasi pakan . Kabupaten Klaten adalah salah satu penghasil bayam air tanah yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat penghasil bayam air terbesar di tingkat regional dan memiliki peran sebagai salah satu penunjang kebutuhan pakan ternak ruminansia di tingkat regional dan regional selama musim kemarau. Metode yang digunakan adalah survei, teknik pengambilan sampel dengan stratified random sampling. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Kangkung dapat dimanfaatkan sebagai sumber serat pengganti hijauan pakan ternak ruminansia dengan level penambahan mencapai 20%, dengan rata – rata produktifitas 2,05 ton/ha dari luas lahan 3.947 ha. Skema ( rantai ) suplay bahan kering jerami kangkung adalah 41,25 % untuk pakan ternak ruminansia milik pribadi, dan 58,75 % dijual ke tengkulak dengan selanjutnya dijual ke peternak diluar wilayah Kabupaten Klaten.