open access

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan infrastruktur pertanian dengan produksi lahan sawah di Kota Langsa. Penelitian ini telah dilakukan di Kota Langsa dari bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2019. Metode penelitian menggabungkan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan pertanian selama periode 2008–2017 di Kota Langsa menunjukkan kecenderungan menurun baik itu lahan sawah maupun lahan bukan sawah. Irigasi yang terdapat di Kota Langsa terdiri atas irigasi semi teknis, pedesaan dan pompanisasi. Hampir seluruh jaringan irigasi yang berada di Kota Langsa dalam kondisi rusak sedang, baik dari segi bangunan irigasi dan saluran distribusinya. Produksi dan produktivitas padi di Kota Langsa dari tahun 2008-2017 mengalami fluktuasi. Faktor utama yang menyebabkan fluktuasi ini karena terjadinya perubahan luas sawah. Produksi padi tertinggi diperoleh pada tahun 2015 yaitu 10.076 ton dengan produktivitas 5,23 ton/ha. Adapun produksi padi terendah diperoleh pada tahun 2011 yaitu 8.491 ton dengan produktivitas 4,64 ton/ha.