open access

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui profil organoleptik telur asin hasil pemeraman menggunakan kombinasi ekstrak kasar buah andaliman dengan lumpur sawah. Sebanyak 45 butir telur itik segar dibalut dengan menggunakan media standar, ekstrak kasar buah andaliman dan diasinkan selama 14 hari. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakukan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (media standar), P1 (pasta pemeram tanpa menggunakan ekstrak buah andaliman [EBA]), P2 (pasta dengan 25% EBA), P3 (pasta dengan 50% EBA) dan P4 (pasta dengan 75% EBA). Uji organoleptik telur asin dilakukan di laboratorium teknologi hasil ternak, fakultas pertanian, Universitas Graha Nusantara dengan melibatkan 25 panelis tidak terlatih. Parameter penelitian meliputi profil warna, rasa, bau, tekstur dan overall panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak buah andaliman tidak berpengaruh nyata terhadap profil warna, bau dan tekstur telur asin. Nilai penerimaan panelis terbaik yakni telur asin mengandung 75% ekstrak kasar buah andaliman. Kesimpulan penelitian ini adalah telur asin yang dibalut dengan media standar tidak lebih baik daripada media lumpur sawah dengan 75% EBA.