open access

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas mikroorganisme lokal (MOL) rebung bambu dan waktu aplikasi terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L) serta interaksi antara kedua perlakuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi MOL rebung bambu berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman umur (30 dan 45 HST), jumlah polong per tanaman, panjang polong, berat polong per plot, produksi per hektar, berpengaruh nyata terhadap berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman umur 15 HST, sedangkan parameter umur berbunga berpengaruh tidak nyata. Perlakuan konsentrasi MOL rebung bambu terbaik adalah 15 ml MOL/150 ml air (M3). Waktu aplikasi MOL rebung bambu berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman umur (15, 30 dan 45 HST), jumlah polong per tanaman, panjang polong, berat polong per plot dan produksi per hektar, sedangkan parameter umur berbunga berpengaruh tidak nyata. Perlakuan waktu aplikasi MOL rebung bambu terbaik adalah sore hari (T2). Interaksi perlakuan konsentrasi dan waktu aplikasi MOL rebung bambu berpengaruh nyata terhadap parameter panjang polong, sedangkan parameter lain berpengaruh tidak nyata. Interaksi terbaik terdapat pada kombinasi konsentrasi 15 ml MOL/150 ml air dengan waktu aplikasi pada sore hari (M3T2).