Judul The Impact of Climate Change on the Conservation of Historic Sites: A Case Study of the Pointed Bamboo Park, Langsa Kota District, Langsa City

Dampak Perubahan Iklim Pada Konservasi Situs Bersejarah: Studi Kasus Taman Bambu Runcing, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa

  • Haris munandar Universitas samudra

Abstrak

The historical area of Langsa City is one of the cultural heritage areas in Langsa City with its colonial architecture. The increase in the frequency and intensity of extreme weather caused by climate change that has occurred in recent years. Severe flooding in Langsa City since 2017 has inundated the area around historic buildings. This study aims to determine the impact of climate change on historic buildings in Langsa City through a study of the Langsa City bamboo spear park. The research method used is a literature review and field study with a historical and archaeological approach. The results of the study indicate that climate change on the bamboo spear park building has a significant impact on the resilience of the building structure and the renewal of buildings carried out by the city government to dedicate one of the colonial material heritages in Langsa City.

Kawasan bersejarah Kota Langsa adalah salah satu kawasan cagar budaya di Kota Langsa keberadaan arsitektur kolonialnya. Peningkatan frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem yang disebabkan oleh perubahan iklim yang terjadi beberapa tahun belakangan. Banjir parah di Kota Langsa sejak 2017 telah menggenangi area sekitar bangunan bersejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perubahan iklim pada bangunan bersejarah di Kota Langsa melalui studi terhadap taman bambu runcing Kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dan studi lapangan dengan pendekatan sejarah dan arkeologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim terhadap bangunan taman bambu runcing sangat berdampak pada ketahanan struktur bangunan dan pembaruan bangunan yang dilakukan oleh pemkot untuk mengabdikan salah satu peninggalan material kolonial di Kota Langsa.

 

Referensi

Amelia, M. 2023. Pelestarian Kawasan Situs Bersejarah Masjid Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa. SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan, 10(2), 119-150.

Abdullah, T. 2012. Sedjarah Dibalik Kokohnya Sang Monumen. Aceh. Bandar Publishing.

Burra, C. 2003. Pedoman dan Prinsip-prinsip Preservasi dan Konservasi Bangunan dan Lingkungan Bersejarah. World Harritage Council UNESCO Publisher, Paris.

Buku laporan tahunan Badan Pusat statistik Kota Langsa, tahun 2014.

Yusliana, Rachmatsyah, & Mirza Senathalia, A. (2023). Collection of Regional Library of East Aceh Regency as a Source for Writing Scientific Papers. Journal Of Samudra Social Studies Research, 1(1 Jan-Jun), 1-10. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/JSSSR/article/view/8069

Kompas.com. 2023, 08 Februari. Taman Bambu Runcing di Langsa (Diakses pada 04 April 2025) https://regional.kompas.com/read/2023/08/02/231535578/taman-bambu-runcing-di-langsa-daya-tarik-harga-tiket-dan-rute?page=all

Rahman, F. A. F., Usman, F., & Sari, K. E. 2020. Pelestarian Bangunan Kawasan Bersejarah Di Kota Bogor Berbasis Penilaian Risiko Bencana Banjir. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 9(4), 111-120.

Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Langsa. 2017. Menelusuri Jejak Sejarah Langsa. Langsa: Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Langsa.

Diterbitkan
2025-05-02