PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT PASCABANJIR MELALUI DAPUR SIAGA BENCANA BERSAMA

  • Nurliza Lubis Universitas Samudra
  • Abdur Rahman Hakim Universitas Samudra
  • Muh Rifai Arsyad Universitas Samudra
  • Haprila Putri Giantama Universitas Samudra

Abstrak

Bencana banjir ekstrem yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada penghujung Desember 2025 menimbulkan dampak multidimensional terhadap kehidupan masyarakat, terutama pada hilangnya fungsi hidup dasar seperti sarana memasak rumah tangga. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat terdampak bergantung pada bantuan makanan siap saji dan mengalami tekanan psikososial akibat terputusnya rutinitas kehidupan sehari-hari. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk memulihkan fungsi hidup dasar masyarakat melalui program Penyediaan Dapur Siaga Bencana Bersama berbasis pemberdayaan komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, pemetaan permasalahan, diskusi dengan masyarakat, serta implementasi program melalui pembangunan dapur bersama dan penyaluran bantuan sembako serta peralatan dapur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyediaan Dapur Siaga Bencana mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, mengurangi ketergantungan terhadap bantuan konsumtif, serta meningkatkan solidaritas sosial dan ketahanan psikososial masyarakat pascabencana. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini berperan sebagai agen perubahan sosial yang mendukung proses pemulihan komunitas. Program ini juga memiliki potensi keberlanjutan karena dapur bersama dapat dimanfaatkan dalam kegiatan sosial masyarakat di masa mendatang. Dengan demikian, Dapur Siaga Bencana Bersama dapat menjadi model intervensi tanggap darurat berbasis pemberdayaan yang aplikatif dan dapat direplikasi pada wilayah rawan bencana lainnya.

Referensi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2025). Laporan kejadian bencana banjir Aceh Tamiang Tahun 2025. Jakarta: BNPB.
Cutter, S. L., Burton, C. G., & Emrich, C. T. (2010). Disaster resilience indicators for benchmarking baseline conditions. Journal of Homeland Security and Emergency Management, 7(1), 1–22.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2020). Pedoman penyelenggaraan dapur umum lapangan. Jakarta: Kemensos RI.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.
Nasution, Z. (2019). Ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Jurnal Ilmu Sosial, 18(2), 145–158.
Rahman, A., & Sakurai, A. (2018). Disaster preparedness in Indonesia: Community-based approach. International Journal of Disaster Risk Reduction, 31, 102–110.
Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial. Bandung: Refika Aditama.
Twigg, J. (2015). Disaster risk reduction. London: Overseas Development Institute.
UNDP. (2017). Community-based disaster risk management guidelines. New York: United Nations Development Programme.
Diterbitkan
2026-04-17
Bagian
Articles