Application of Water Quality and Feed in Mud Crab Enlargement Business in Lam Kuta Hamlet, Bayeun Village, Birem, Aceh Timur

Penerapan Kualitas Air Dan Pakan Pada Usaha Pembesaran Kepiting Bakau Di Dusun Lam Kuta Desa Bayeun, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur

  • Supristiwendi Supristiwendi Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra
  • Siti Balqies Indra Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Meurandeh, Langsa Lama

Abstract

Perairan payau banyak dimanfaatkan oleh para pembudidaya sebagai media pemeliharaan bagi komoditi kepiting bakau. Kegiatan budidaya yang dilakukan seringkali menghadapi permasalahan yang menyebabkan hasil produksi menjadi tidak optimal. Program pengembangan produk unggulan daerah (PPPUD) mempunyai tujuan yaitu; 1) memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok pembudidaya kepiting bakau tentang kualitas air dan pakan; 2) meningkatkan nilai tambah dan peluang kerja bagi anggota kelompok budidaya kepiting bakau dan masyarakat pesisir. Metode kegiatan meliputi: 1) sosialisasi dan demonstrasi; 2) pemantauan dan evaluasi meliputi tahap awal, pertengahan dan akhir pelaksanaan program. Faktor eksternal yang mempengaruhi keberhasilan budidaya kepiting adalah kualitas air dan ketersediaan pakan. Air merupakan media hidup bagi kepiting di tambak, ditinjau dari segi fisik dan segi kimia serta segi biologis. Air untuk budidaya harus mempunyai kualitas yang baik, yaitu memenuhi berbagai persyaratan dari segi fisika, kimia maupun biologi. Pakan merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai produksi yang maksimal dalam budidaya kepiting bakau. Pakan tersebut harus ditangani dengan sungguh-sungguh, baik penyediaannya, pengolahannya, kandungan gizinya, maupun pertimbangan sesuai tidaknya dengan pola kebiasaan makan kepiting bakau. Kecamatan Birem Bayeun memiliki wilayah perairan payau yang sangat luas sangat potensial untuk pengembangan usaha budidaya kepiting. Hasil kegiatan PPPUD dapat disimpulkan usaha budidaya kepiting bakau dalam kerambah jaring sangat memungkinkan dikembangkan dalam skala komersial karena dapat dipanen dalam waktu 15-20 hari setelah bibit dimasukan ke dalam kerambah, penggunaan pakan siput dondong dapat mempercepat pertumbuhan kepiting bakau dan dapat menurunkan biaya pakan hingga 11,11%, penerapan sistem bertahap akan menghindarkan peternak kepiting bakau mengalami kerugian akibat harga jual yang rendah

References

Arief, M., Mufidah dan Kusriningrum. 2008. Pengaruh pertambahan probiotik pada pakan buatan terhadap pertumbuhan dan rasio konversi pakan ikan nila GIFT (Oreochromis niloticus). Berkala Ilmiah Perikanan, 3(2): 53-58.

Aslamsyah, S., dan Y. Fujaya. 2009. Pengembangan pakan buatan khusus kepiting yang berkualitas, murah, dan ramah lingkungan. Laporan penelitian STRANAS, DIKTI. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Benjakul.S, and Sutthipan.S 2011. Comparative study on chemical composition, thermal properties and microstructure between the muscle of hard shell and soft shell mud crabs . Food chemistry Volume 112, Copyright © 2008 Elsevier Ltd All rights reserved

Boyd, C.E. 2010. Water quality in ponds for aquaculture. Birmingham Publishing Co.,Alabama

Cholik, F. 1999. Review of Mud Crab Culture in Indonesia. ACIAR Proceedings (78): 14–20. Effendie, M.I. 1979. Metode Biologi Perikanan. Cetakan Pertama. Yayasan Dewi Sri, Bogor. 112 hlm.

Effendie, M.I. 2004. Pengantar Akuakultur. Penerbit Penebar Swadaya, Bogor Indonesia. 187 hlm.

Fujaya, Y., S. Aslamsyah, L. Fudjaja, dan N. Alam. 2012. Budidaya dan Bisnis Kepiting Lunak. Brilian Internasional, Surabaya, 114 hlm.

Kasry, A. 2016. Budidaya Kepiting Bakau dan Biologi Ringkas. Penerbit Bharata, Jakarta. 105 hlm.

Kasry .,2016. Kepiting bakau dan biologi ringkas. Bharata. Jakarta.

Karim, M.Y.2012. Aplikasi pakan alami (Branchionus plicatilis dan Nauplis Artemia Saliva) yang diperkaya dengan Asam Lemak Omega-3 dalam pemeliharaan larva kepiting bakau (Scylla serrata forsskal) Bogor. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Karim, M. Y. 2011. Kinerja Pertumbuhan Kepiting Bakau Betina (Scylla serrata Forskal) Pada Berbagai Salinitas Media dan Evaluasinya Pada Salinitas Optimum Dengan Kadar Protein Pakan Berbeda (desertasi). Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor

Kuntinyo,Z.Arifin, dan T .Supratomo.2014. Pedoman Budidaya kepiting Bakau (Scylla serrata forskal) di Tambak . Direktorat Jenderal Perikanan. Balai Budidaya Air Payau. Jepara

Kementrian Kelautan Perikanan. 2012. Buku Statistik 2012 Kelautan dan Perikanan. Pusat Data, Statistik, dan Informasi Sekretariat Jenderal, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta. 319 hlm.

Muchlisini, Z.A., E. Rudi, Muhammad, dan I. Setiawan. 2006. Pengaruh Perbedaan Jenis Pakan dan Ransum Harian Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Kepiting Bakau (Scylla serrata). Jurnal Ilmu Kelautan 11(4): 227–233.

Rangka, N.A. 2007. Status Usaha Kepiting Bakau Ditinjau dari Aspek Peluang dan Prospeknya. Jurnal Neptunus 14(1): 90–100.

Rangka, N.A dan Sulaeman. 2010. Pemacuan Pergantian Kulit Kepiting Bakau (Scylla serrata) melalui Manipulasi Lingkungan untuk Menghasilkan Kepiting Lunak. Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur 2010: 179–185.

Rusmiyati, S. 2011. Sukses Budidaya Kepiting Soka dan Kepiting Telur. Pustaka Baru Press, Yogyakarta. 136 hlm.

Septian, R., I. Samidjan, dan D. Rachmawati. 2013. Pengaruh Pemberian Kombinasi Pakan Ikan Rucah dan Buatan Yang Diperkaya Vitamin E Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Kepiting Soka (Scylla paramamosain). Journal of Aquaculture Management and Technology 2(1): 13–24.

Sjafei, D.S., and R.. Susilawati. 2001. Beberapa Aspek Biologi Ikan Biji Nangka (Upeneus moluccensis Blkr.) di Perairan Teluk Labuan, Banten. Jurnal Iktiologi Indonesia 1(1): 35–39.

Published
2022-06-30
How to Cite
Supristiwendi, S., & Indra, S. B. (2022). Application of Water Quality and Feed in Mud Crab Enlargement Business in Lam Kuta Hamlet, Bayeun Village, Birem, Aceh Timur. Eumpang Breuh : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 9-15. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/ebjpm/article/view/5618