PEMANFAATAN LAHAN KERING TADAH HUJAN PADA BUDI DAYA JAGUNG MANIS MELALUI TEKNOLOGI MPHP DI DESA BUKET DRIEN KABUPATEN ACEH TIMUR

  • Adnan Universitas Samudra
  • Muhammad Jamil Universitas Samudra
  • Safrizal Universitas Samudra
Kata Kunci: Lahan Kering, Tadah hujan, Jagung Manis

Abstrak

Gampong Bukit Drien merupakan gampong bukan pantai yang berada 50 m dibawah permukaan laut, memiliki 5 (lima) dusun, yaitu Dusun Bahagia, Dusun Blang Meria, Dusun Suka Damai, Dusun Teladan dan Dusun Tualang, dengan jumlah Kartu Keluarga 334, jumlah Rumah Tangga 297, jumlah penduduk 1.375 jiwa  yang terdiri dari laki-laki 704 jiwa, perempuan 671 jiwa. Sistem pertanian yang ada pada gampong Bukit Drien sebagian besar merupakan Tadah hujan. Setelah masa panen usai, banyak lahan sawah yang dibiarkan begitu saja tanpa ada kegiatan pertaniannya lainnya, hal ini dikarenakan masyarakat masih belum terbiasa bercocok tanam dilahan sawah yang baru mereka panen. Hal ini akan mengakibatkan tidak optimalisasinya penggunaan lahan yang ada untuk dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pada gampong Bukit Drien. Padahal luas lahan sawah yang dapat dimanfaatkan usai panen cukup luas, dan masyarakat juga memiliki kemampuan bercocok tanam yang sudah turun temurun, serta komoditi yang akan dibudidayakan juga memiliki potensi pasar yang cukup besar pula, seperti jagung manis

Diterbitkan
2020-01-29