ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI DI DESA NANIA KECAMATAN BAGUALA KOTA AMBON

  • Eklesia K. Pattipeilohy Universitas Pattimura
  • Leunard O. Kakisina
  • Raihana Kaplale
Keywords: Sayuran; pendapatan; kelayakan usaha

Abstract

Kelayakan suatu usaha dipengaruhi oleh  besarnya biaya yang dikeluarkan serta pendapatan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan petani dan kelayakan usahatani sayuran di Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang petani sayuran di Desa Nania yang dipilih secara acak. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer meliputi produksi harga dan biaya-biaya produksi yang dikeluarkan. Data sekunder meliputi literatur-literatur (jurnal, skripsi dan buku) serta data dari intansi-instansi yang berkaitan dengan tema penelitian. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan analisis pendapatan dan uji kelayakan usaha (R/C ratio dan B/C ratio). Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata tingkat pendapatan petani di Desa Nania dari usahatani sayuran yakni Rp.6.609.130,16 per tahun untuk sawi, Rp.10.783.447,54 per tahun untuk kangkung, Rp. 5.741.757,10 per tahun untuk bayam dan Rp.1.532.687,60 kacang panjang. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha, usahatani sayuran di Desa Nania merupakan usaha yang menguntungkan (nilai R/C R > 1).

References

BPS. Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Kota Ambon 2017. Badan Pusat Statistik Kota Ambon.
Chaniago, A. 2002. Ekonomi 2. Bandung: Angkasa.
Emtamoile, R.N., Sahusilawane, A.M., Kaplale, R. 2016. Aksesibilitas Pangan Rumah Tangga Di Desa Manuweri Kecamatan Babar Timur Kabupaten Maluku Barat Daya. Agrilan, 4 (3): 71-78
Hariati, T. R., Hariyanti, D., Masidonda, J. L. Arsida, W. 2018. Analisis Pendapatan Petani Sayur di Desa Waiheru. Jurnal Manajemen Ekonomi dan Akuntansi, 7 (2) : 120 – 126
Imam, G. 2009. Ekonometrika – Teori, Konsep dan Aplikasi dengan SPSS 17. Badan Penerbit Diponegoro: Semarang.
Limbong, A. H. A. 2017. Analisis Risiko dan Pendapatan Ushatani Sayuran (Kasus : Kelompok Tani Maju, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Skripsi. Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara Medan.
Mardiyanto, T. C., Prastuti, T. R., Pangestuti, R. 2015. Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Bawang Merah Ramah Lingkungan di Kabupaten Tegal. Jurnal Agronomika, 12 (1) : 134 – 139.
Sabono, J.S., Girsang, W., Thenu, S.F.W. 2014. Modal Sosial Dan Kemiskinan Di Desa Kilmasa, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Studi Kasus: Kelompok Tani Bawang Merah Di Desa Kilmasa). Agrilan, 6 (1): 17-33
Silitonga, A. S. Darmayati, Y. Nainggolan, S. 2017. Analisis Efisiensi Eknonomi pada Beberapa Usahatani Sayuran di Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Mauro Jambi. Jurnal Ilmiah Sosio Ekonomika, 20 (1) : 1 – 11.
Soehardjo, A dan Patong, D. 1984. Sendi-Sendi Pokok Ilmu Usahatani. Universitas Hasanudin, Ujung Pandang.
Soekartawi. 2013. Teori Ekonomi Produksi. Jakarta: Rajawali.
Tangkelayuk, H., Paelo, Y., Muliani. 2014. Keraguan dan Analisis Usahatani Sawi di Kabupaten Jayapura Papua. Jurnal Agros, 16 (1) : 133 – 141.
Tirtaraharja, U dan Sulo, L. (2014). Pengantar Pendidikan. Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud.
Todaro, M.P. 1998. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga (H.Munandar, Trans. Edisi Ketujuh ed). Jakarta: Erlangga.
Published
2020-12-29
How to Cite
K. Pattipeilohy, E., O. Kakisina, L., & Kaplale, R. (2020). ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI DI DESA NANIA KECAMATAN BAGUALA KOTA AMBON. Jurnal Penelitian Agrisamudra, 7(2), 82-91. https://doi.org/10.33059/jpas.v7i2.2958