Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Problem Based Learning Di Kelas V SDN 29 Rantau Batu Pasar
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model Problem Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SDN 29 Rantau Batu Pasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan juga kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, dengan siklus pertama, dua kali pertemuan dan siklus dua, satu kali pertemuan. Prosedur penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu berdasarkan analisis pengamatan atau observasi, tes dan non tes. Subjek penelitian ini yaitu guru dan peserta didik kelas V SDN 29 Rantau Batu Pasar yang berjumlah 23 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, modul ajar siklus I diperoleh rata-rata 85,41% dengan predikat (B), meningkat pada siklus II menjadi 95,83% dengan predikat (SB). Kedua, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 87,49% dengan predikat (B), meningkat pada siklus II menjadi 96,42% dengan predikat (SB). Ketiga, hasil pelaksanaan pembelajaran aspek peserta didik siklus I diperoleh 85,71% dengan predikat (B), meningkat pada siklus II menjadi 96,42% dengan predikat (SB). Hasil belajar peserta didik pada siklus I pertemuan 1 memperoleh nilai rata-rata 62,7 (D), meningkat pada siklus I pertemuan 2 menjadi 73,65 (C) lalu meningkat lagi pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 84,73 (B). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan model Problem Based Learning di kelas V SDN 29 Rantau Batu Pasar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
