Identifikasi Potensi Bahaya Pada Stasiun Boiler Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) Pada PT. XYZ
Abstrak
Stasiun boiler di pabrik kelapa sawit memiliki tingkat potensi bahaya kerja yang tinggi, sehingga diperlukan analisis sistematis untuk mencegah kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menetapkan langkah pengendalian menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) pada stasiun boiler PT. XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil identifikasi menunjukkan lima aktivitas utama berpotensi bahaya, yaitu memasukkan fiber dan cangkang ke ruang bakar, membuka steam trap, melakukan blowdown, mengeluarkan resin dari softener, dan mengoperasikan feed water pump. Penilaian risiko mengkategorikan 2 aktivitas dalam risiko tinggi, 1 aktivitas dalam risiko sedang, dan 2 aktivitas dalam risiko rendah. Pengendalian risiko dilakukan berdasarkan hierarki pengendalian, mencakup rekayasa teknik, administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Implementasi pengendalian yang efektif diharapkan dapat menurunkan potensi kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan operasional di stasiun boiler.
Referensi
2. Ramdan F, Kunci K, Bahaya I, Kerja K, Hirarc dan. Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko Pada Divisi Boiler Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (Hirarc). J Ind Hyg Occup Heal [Internet]. 2017;1(2). Available from: http://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/JIHOH%0Ahttp://dx.doi.org/10.21111/jihoh.v1i1.752
3. Urrohmah DS, Riandadari D. Identifikasi Bahaya dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dalam Upaya Memperkecil Risiko Kecelakaan Kerja di PT. PAL Indonesia. J Pendidik Tek Mesin. 2019;8(1):34–5.
4. Gustiana R. Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Suatu Kajian Literatur Review Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia). Jemsi [Internet]. 2022;3(6):657–66. Available from: https://dinastirev.org/JEMSI/article/view/1107/670
5. Kasus S, Tamora PT, Lestari A. Identifikasi Bahaya , Risiko Kecelakaan Kerja Dan Usulan Perbaikan Menggunakan Metode Job Safety Analysis ( Jsa ). 2022;X:42–52.
6. Barat PJ. Manajemen Risiko. 2020;
7. Purnama DS. Analisa Penerapan Metode HIRARC Dan HAZOPS Dalam Kegiatan Identifikasi Potensi Bahaya dan Resiko pada Proses Unloading Unit Di PT. Toyota Astra Motor. J PASTI. 2015;3(3):103–11.
8. Kusumastuti T, Eliza CP, Hanifah AN, Choirala ZM. Identifikasi bahaya dan metode identifikasi bahaya pada proses industri dan manajemen risiko. Environ Educ Conserv. 2024;1(1):37–50.
9. Nasional BS. Manajemen risiko SNI IEC/ISO 31010:2016. Manaj risiko [Internet]. 2017;1–187. Available from: https://repository.crmsindonesia.org/bitstream/123456789
















