Optimasi Pengendalian Persediaan Produk Sabun Batang Dengan Metode Min-Max Di PT. Jampalan Baru Asahan

  • Sri Meutia Universitas Malukussaleh
  • Fatimah Fatimah Universitas Malukussaleh
  • Sartini Susanti Universitas Malukussaleh
  • Syarifah Akmal Universitas Malukussaleh
Kata Kunci: Pengendalian Persediaan, Sabun Batang, Min-Max

Abstrak

PT. Jampalan Baru merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri sabun. Permasalahan pada perusahaan adalah kelebihan persediaan produk sabun batang (over stock). Over stock pada PT. Jampalan Baru disebabkan oleh faktor produksi yang dilakukan secara terus menerus sehingga persediaan produk sabun batang menumpuk digudang dan menyebabkan kelebihan persediaan. Permasalahan tersebut menuntut perusahaan untuk mempunyai sistem pengelolaan persediaan yang baik agar persediaan sabun tidak kelebihan dan tetap optimal. Penelitian ini bertujuan mendapatkan sebuah model untuk perusahaan dalam melakukan perencanaan produksi dan pengendalian persediaan produk sabun batang di PT. Jampalan Baru Asahan. Metode yang dapat digunakan yaitu Metode Min-Max. Metode Min-Max merupakan metode pengendalian persediaan yang didasarkan atas asumsi bahwa apabila persediaan telah melewati batas-batas minimum dan mendekati batas dari persediaan pengaman, maka harus dilakukan produksi kembali, terdapat 2 batas dalam metode persediaan Min–Max, yaitu batas minimum level produksi kembali dan batas maksimum sebagai batas maksimal perusahaan untuk memenuhi kebutuhan persediaan produk. Hasil dari perhitungan untuk perencanaan pengendalian persediaan pada produk sabun batang PKS Kuning didapatkan safety stock sebanyak 2.691 Pack, minimum stock sebanyak 14.352 Pack, maximum stock sebanyak 26.013 Pack, jumlah produksi sebesar 23.322 Pack, titik produksi kembali sebesar 14.352 Pack dan frekuensi produksi dalam setahun sebanyak 26 kali atau 14 hari sekali. Untuk produk sabun batang Bintang Hijau didapatkan safety stock sebanyak 1.296 Pack, minimum stock sebanyak 4.784 Pack, maximum stock sebanyak 8.272 Pack, jumlah produksi sebesar 6.977 Pack, titik produksi kembali sebesar 4.784 Pack dan frekuensi produksi dalam setahun sebanyak 26 kali atau 14 hari sekali.

Referensi

(1). Fadhilah AT, Saifudin JA. Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min-Max Stock. Rekayasa. 2023;16(2):212–8.

(2). Zakaria M, Meutia S, Melinda Pane A. Perencanaan Produksi Dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Di Pt. Jakarana Tama Medan. Ind Eng J. 2020;9(2).

(3). Nikmaturrahmah. Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min Max dan Economic Order Quantity (EOQ) pada UD. Raja Gizi. Skripsi. 2023;

(4). Mail A, Asri M, Padhil A, Takdir A TA, Chairany NC. Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Min-Max Stock Di Pt. Panca Usaha Palopo Plywood. J Ind Eng Manag. 2018;3(1):10.

(5). Rahmadhani TV, Ernawati D. Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Mie Menggunakan Metode Min-Max Stock untuk Meminimumkan Biaya Persediaan pada PT Dapur Boga Lestari. Ekon J Econ Bus. 2024;8(1):117.

(6). Sumaryanto S, Susanti NI, Wahyuningsih HD. Sistem Informasi Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Reorder Point. J Tekno Kompak. 2024;18(2):208.

(7). Ismawati K. Classic Problems: Pengendalian Persediaan. J Ekon Bisnis Dan Kewirausahaan. 2020;8(2):12–20.

(8). Rachmawati NL, Lentari M. Penerapan Metode Min-Max untuk Minimasi Stockout dan Overstock Persediaan Bahan Baku. J INTECH Tek Ind Univ Serang Raya. 2022;8(2):143–8.

(9). Rizkina Ayu. Analisis Pengendalian Persediaan Buah-Buahan Segar Di Pasar Buah Berastagi Menggunakan Metode Min-MaxDan Metode Economic Order Quantity (Eoq). PUSTIPADA Uin Sumatera Utara. 2022.

(10). Asrida W, Rahabeat N, Akuntansi J, Ambon PN. ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAYU LINGGUA PADA HOME INDUSTRI MEBEL DI DESA NANIA KOTA AMBON (Studi Kasus pada Mebel Rahmi). J Maneksi. 2022;11(2):1–9.

(11). Saprianto T, Hazimah. Analisis Penentuan Persediaan Bahan Baku Yang Optimal Di PT XYZ. J Comasie. 2021;4(1):111–21.

(12). Widyasanti A, Farddani CL, Rohdiana D. Pembuatan Sabun Padat Transparan Menggunakan Minyak Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Aktif Ekstrak Teh Putih. J Tek Pertan LampungVol. 2016;5(3):125–36.
(13). Terisnadi N. R. ISSN 2302-3708 (online). J Enviro Sci. 2021;17(2):21–9.

(14). Meutia S, Sofyan DK, Muhammad F. Analisis Persediaan Chlorine Tablet di PT Pupuk Iskandar Muda dengan Metode Min-Max. Fact J Ind Manaj dan Rekayasa Sist Ind. 2022;1(2):47–51.

(15). Hidayatul Mustafiz D, Kusuma Ningrat N. OPTIMASI PERSEDIAAN PRODUK MAKANAN DI UKM SUKA SENANG KABUPATEN CIAMIS DENGAN METODE MIN – MAX (s, S). J Ind Galuh. 2023;3(02):75–82.

(16). Oktavia CW, Natalia C. Analisis Pengendalian Persediaan Gula Dengan Perbandingan Eoq Dan Metode Min Max. J PASTI (Penelitian dan Apl Sist dan Tek Ind. 2022;16(2):160.
Diterbitkan
2025-05-06