Analisis Beban Kerja Mental Karyawan Menggunakan Metode Nasa-TLX di PT. Teupin Lada

  • Nur Adli Universitas malikussaleh
  • Bakhtiar Universitas Malikussaleh
  • Syukriah
Kata Kunci: Kata Kunci: Beban kerja mental, NASALX, industri kelapa sawit

Abstrak

Abstrak – PT. Teupin Lada merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan berlokasi di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental karyawan pada stasiun boiler, kamar mesin, rebusan, dan kernel menggunakan metode NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index). Kondisi kerja pada stasiun tersebut ditandai oleh suhu tinggi, kebisingan, tekanan kerja, serta tuntutan pengawasan mesin secara terus-menerus yang berpotensi menimbulkan kelelahan mental. Data yang digunakan terdiri atas data primer berupa observasi langsung dan kuesioner NASA-TLX yang diisi oleh sembilan responden, serta data sekunder berupa informasi pendukung dari perusahaan. Analisis dilakukan dengan menghitung bobot enam indikator NASA-TLX, yaitu kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi, usaha, dan tingkat frustrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata beban kerja mental karyawan sebesar 79,1 yang termasuk dalam kategori tinggi. Indikator usaha menjadi faktor dominan dengan kontribusi sebesar 30,4%, diikuti oleh kebutuhan mental sebesar 22,2%. Berdasarkan perbandingan antarstasiun kerja, stasiun rebusan memiliki beban kerja mental tertinggi dengan nilai rata-rata NASA-TLX sebesar 82. Penelitian ini menunjukkan bahwa pekerjaan di stasiun rebusan menuntut beban mental dan fisik yang lebih besar dibandingkan stasiun lainnya akibat kompleksitas pengendalian tekanan uap, suhu, serta tingginya risiko kesalahan terhadap kualitas produksi. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk melakukan pengaturan jam kerja dan istirahat, rotasi tugas, peningkatan keterampilan teknis, perbaikan kondisi lingkungan kerja, serta penerapan program manajemen stres guna menurunkan beban kerja mental karyawan.

.

 

 

Referensi

Daftar Pustaka
[1] M. A. F. Saputra and D. Herwanto, “Analisis Beban Kerja Mental Menggunakan Metode NASA-TLX pada Divisi Produksi Perusahaan Empat Perdana Carton,” vol. VIII, no. 1, 2023.
[2] M. A. Halim and Z. F. Rosyada, “ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN NASA- TLX PADA WELDER PROYEK JEMBATAN RANGKA JALUR KA SOLO BALAPAN – KADIPIRO DAN SARAN PERBAIKAN ( Studi Kasus : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi ),” pp. 1–9, 2000.
[3] A. Setiawan, A. B. Chris, C. Davin, F. Johnson, and D. Tiovan, “Pengukuran Beban Mental Pekerja di Pabrik Kelapa Sawit XYZ TALENTA Conference Series Pengukuran Beban Mental Pekerja di Pabrik Kelapa Sawit XYZ Menggunakan NASA-TLX,” vol. 6, no. 1, 2023, doi: 10.32734/ee.v6i1.1786.
[4] Asiva Noor Rachmayani, Dasar Dasar Pengetahuan Ergonomi. 2020.
[5] M. Z. Ulhaq, I. M. Amhar, N. Husna, A. Syahrin, and A. Iqlima, “Peningkatan Pengetahuan Ergonomi Tentang Prinsip Prinsip Dalam Gerakan Di Sekolah SMAN 2 Bireuen Increasing,” Pap. Knowl. . Towar. a Media Hist. Doc., vol. 3, no. 1, pp. 12–26, 2020.
[6] O. Pangaribuan, B. Tambun, L. M. Panjaitan, P. Mutiara, and J. Sinaga, “Peranan Ergonomi Di Tempat Kerja,” J. Pengabdi. pada Masy., vol. 2, no. 1, pp. 26–35, 2022.
[7] R. A. M. Puteri and Z. N. K. Sukarna, “Analisis Beban Kerja Dengan Menggunakan Metode Cvl Dan Nasa-Tlx Di Pt. Abc,” Spektrum Ind., vol. 15, no. 2, p. 211, 2017, doi: 10.12928/si.v15i2.7554.
[8] M. F. V. Anggriawan, “Analisis Beban Kerja Karyawan Dengan Menggunakan Metode Nasa-Tlx Dan Metode Cvl Pada Produksi Carton Box Packaging,” Progr. Stud. Tek. Ind. S1 Fak. Teknol. Ind. Inst. Teknol. Nas. Malang, no. 11150331000034, pp. 1–147, 2021.
[9] L. I. Hartanti, M. Mukti, and E. R. Cardias, “Analisis Beban Kerja Mental Karyawan Human Resources Development di Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center,” J. Manaj. Perhotelan dan Pariwisata, vol. 7, no. 1, pp. 1–9, 2024, doi: 10.23887/jmpp.v7i1.76790.
[10] S. W. Ismiyasa and ka F. W. Dhari, “Analisis Beban Kerja Mental Pada Pekerja Bangunan,” J. Pembang. Nas. Veteran, vol. 1, no. 1, pp. 220–226, 2021.
[11] M. S. Ummah, “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BEBAN KERJA ROOM ATTENDANT DI GRAND JATRA HOTEL PEKANBARU,” Sustain., vol. 11, no. 1, pp. 1–14, 2019.
[12] E. Sucipto, “Analisis Beban Kerja Mental Pada Karyawan Dengan Menggunakan Metode National Aeronautics and Space Administration Task Load Index ( Nasa-Tlx ) Dan Rating Scale Mental Effort Final Project Analysis of Mental Workload on Employees Using National Aeronautics,” 2023.
[13] K. H. Lucki, “) Pengukuran Beban Kerja Dengan Metode Nasa-Talk Load Index di CV. Gimera Jaya Bandung,” Jrmb, vol. 5, no. 2, 2020.
[14] M. R. Octaviaji and R. A. Hidayati, “Analisis Beban Kerja Mental Karyawan Di Laboratorium Pt. Abc Menggunakan Metode Nasa-Tlx,” Komitmen J. Ilm. Manaj., vol. 5, no. 1, pp. 44–53, 2024, doi: 10.15575/jim.v5i1.33590.
[15] Z. H. Mindandi, R. D. Astuti, and ..., “Kajian Beban Kerja Mental Admin Financial Control berdasarkan NASA-TLX dan RSME untuk Perbaikan Kerja,” … Apl. Peranc. dan …, pp. 72–80, 2023.
[16] H. Simamora, Misael, “ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE RATING SCALE MENTAL EFFORT ( RSME ) DI SKRIPSI OLEH : MISAEL HAMZAH SIMAMORA FAKULTAS TEKNIK ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE RATING SCALE MENTAL EFFORT ( RSME ) DI Diajukan Sebagai Salah Satu S,” 2023.
Diterbitkan
2026-04-10