Analisis Gerakan Dan Pengukuran Waktu Kerja Untuk Mengurangi Pemborosan Gerakan Dengan Metode Most (Maynard Operation Sequence Technique)
Abstrak
Produktivitas kerja merupakan masalah yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Pada dasarnya produktivitas adalah hasil kerja yang dapat diperoleh dengan cara meningkatkan kondisi kerja, motivasi, sistem kerja, hasil kerja, efek kerja dan efisiensi. CV. XYZ merupakan usaha yang bergerak di bidang industri mebel. Produk yang dihasilkan seperti dudukan kursi, meja setrika dan sofa. Produk ini diproduksi menggunakan sistem produksi make to order. Permasalahan yang terjadi di CV. XYZ saat ini yaitu waktu operasi yang terlalu lama sehingga perusahaan tidak dapat memenuhi target produksi. Menganalisis situasi ini, dapat dilihat bahwa alasan waktu operasi yang lama disebabkan karena banyaknya tindakan yang tidak memberikan nilai tambah bagi operator.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menentukan waktu kerja untuk mengurangi terjadinya gerakan kerja yang tidak diperlukan dan untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka akan dilakukan pengukuran waktu kerja dari metode kerja sekarang. Kemudian memperbaiki metode kerja dengan membuat metode kerja usulan. Penyempurnaan metode kerja ini didasarkan pada prinsip ekonomi gerakan dan therblig. Setelah memperbaiki metode kerja, maka dilakukan pengukuran metode kerja yang baru. Kemudian menganalisis apakah perbaikan metode kerja berdampak pada waktu operasi dan produktivitas perusahaan. Pengukuran waktu dilakukan dengan metode MOST. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada kegiatan yang dapat digabungkan, namun urutan kerjanya tidak sesuai. Sebelum dilakukan perbaikan waktu kerja diperoleh waktu kerja pada stasiun kerja I yaitu 81,575 menit, stasiun kerja II yaitu 61,054 menit, stasiun kerja III yaitu 84,7 menit dan output produksi yaitu 5 sofa/hari. Setelah dilakukan perbaikan terlihat ada penurunan waktu kerja pada stasiun kerja I menjadi 66,794 menit, stasiun kerja II yaitu 42,574 menit, stasiun kerja III yaitu 73,081 menit dan output produksi yaitu 7 sofa/hari.
Referensi
[2] Anbiya, Sugiono, Andriani. 2015. Minimasi Aktivitas dan Waktu Non Value Added (NVA) pada proses pembuatan rokok dengan Maynard Operation Sequence Technique
[3] Iridiastadi, Hardianto. 2014. Ergonomi Suatu Pengantar. Bandung:PT. Rosda Jaya Putra
[4] Wignjosoebroto, Sritomo. (2003), Ergonomi Studi Gerak dan Waktu. Jakata: Guna Widya
[5] Lockyer, Keith : Alan Muhleman dan John Oakland. 1988. Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta : PT Elex Media Komputindo
[6] Khaira, Ayu. 2021. Analisis Gerakan Dan Pengukuran Waktu Kerja Pada Bagian Produksi Lemari Di Kamang Perabot. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta
[7] Zadry dkk. (2015). Analisis Dan Perancangan Sistem Kerja. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9).
[8] Febrina, Anggraini. 2016. Analisis Pengukuran Waktu Kerja Dengan Metode Pengukuran Kerja Secara Tidak Langsung Pada Bagian Pengemasan Di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Universitas Brawijaya
[9] Sutalaksana, Iftikar Z. 1979 . Teknik Tata Cara Kerja. Bandung: Institut Teknologi Bandung
[10] Heizer, Jay and Barry, Render, 2015 . Manajemen Operasi: manajemen keberlangsungan dan Rantai Pasokan. Jakarta: Salemba Empat
[11] Pattiasina, Nense H. 2013. Analisa Ketidaksesuaian Beban Kerja Mata Kuliah Praktek Berbasis Metode Time Study dan Maynard Operation Sequence Technique (MOST). Tesis dipublikasikan. Malang: Universitas Brawijaya
[12] V. Prabhu and Malcom B, Industrial Engineering
[13] Ferida. Y, Restu,N . 2022. Metode MOST (Maynard Operation Sequence Technique) Untuk Perbaikan Waktu Perakitan Traffic Light Di PT. QI. Jurusan Teknik Industri, Universitas Teknologi Yogyakarta
[14] Parwati, N., & Sugandi, I. (2011). Perbaikan Sistem Kerja Dan Aliran Material Pada Pt . M - Motors and Manufacturing. Teknologi, 1(2), 64–68.
[15] Sinungan, Muchdarsyah. 2009. Produktivitas Apa dan Bagaimana. Jakarta : Bumi Aksara
[16] Barnes, R. M (1980). Motion and Time Study Design and Measurement of Work. Seventh Edition. John Wiley & Sons
[17] T. Nuryawan and T. Dwiwinarno. 2020. Pengukuran Waktu Standar Untuk Pencapaian Produktivitas Studi Kasus: Pembuatan Seragam Sekolah Dasar Di CV. Focus Production Tamansari Kalasan, Sleman”
[18] V. Gadakh, R. Ahire, A.A. Karad and B. Student, “Review on Maynard Operation Sequence Technique” [Online]. www.hbmaynard.com
[19] M. Rugved and R. Joshi, 2021 “Case-Study on Process Activity Improvement by Maynard Operation Sequence Technique (M.O.S.T)-An Advanced Work Measurement Technique,” International Research Journal of Engineering and Technology, [Online]. Available : www.irjet.net
[20] Zandin K. MOST Work Measurement Systems. New York: Marcel Dekker, Inc.
















