PENGARUH WORKING CAPITAL TERHADAP LIKUIDITAS PADA PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA TBK
Abstract
Komponen working capital terdiri dari perputaran kas dan perputaran piutang, dalam penelitian ini terdapat fenomena ketika nilai perputaran kas dan perputaran piutang nilainya tinggi namun likuiditas PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mengalami kebalikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran kas dan perputaran piutang terhadap likuiditas perusahaan. Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan bidang akuntansi yang membahas tentang rasio keuangan. Sehubungan dengan itu, pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori dan ayat yang berkaitan dengan rasio keuangan seperti, likuiditas yang diukur dengan current rasio, dan komponen working capital mengenai perputaran kas dan perputaran piutang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Bentuk data dalam penelitian ini menggunakan data time series sebanyak 32 sampel dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Hasil penelitian yang dilakukan melalui uji t menghasilkan nilai thitung ttabel atau (-0,400544 < 1,69913) dan signifikan > 0,05 (0,6917 > 0,05) untuk variabel perputaran kas yang berarti bahwa secara parsial tidak berpengaruh terhadap likuiditas. Untuk variabel perputaran piutang thitung ttabel atau (-0,875508 < 1,69913) dan signifikan > 0,05 (0,3885 > 0,05) yang berarti bahwa tidak berpengaruh secara parsial terhadap likuiditas. Dan hasil penelitian yang dilakukan melalui uji f menghasilkan nilai Fhitung < Ftabel atau (1,091348 < 3,33) yang berarti bahwa perputaran kas dan perputaran piutang tidak berpengaruh secara simultan terhadap likuiditas.
