STUDI EXPERIMENTAL KUAT TEKAN DAN PENYERAPAN PANAS DINDING BATAKO DENGAN CAMPURAN PCM JENIS PARAFFIN DAN LILIN LEBAH

  • Haikal Fajri
  • Meilandy Purwandito
  • Doni Saktian Ritonga
Keywords: PCM, Batako, Hammer test, UPV, Termokopel Tipe K

Abstract

Phase Change Material (PCM) merupakan material yang mengubah karakteristik fisik saat menyerap atau melepaskan energi panas. Terdapat beberapa jenis PCM di antaranya paraffin dan lilin lebah. Penyimpanan energi termal merupakan teknik yang sederhana dan efektif untuk diterapkan pada bangunan guna meningkatkan efesiensi energi bangunan, dan diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan yang terkait dengan penggunaan energi. Maka penelitian ini membuat batako dengan campuran PCM jenis paraffin dan lilin lebah menggunakan wadah bola ping pong. Persentase pemakaian PCM pada batako dengan campuran yang berbeda-beda diantaranya 5%, 10%, dan 15%. Batako yang telah dilakukan pencampuran diuji menggunakan hammer test dan ultrasonic pulse velocity (UPV) untuk memperoleh nilai kekuatan mekanis secara non-destruktif. Serta dilakukan pengujian menggunakan alat termokopel tipe K untuk mengetahui termal batako dalam menyerap dan menyimpan energi. Hasil penelitian pengujian kuat tekan menggunakan hammer test dan ultrasonic pulse velocity dengan campuran paraffin pada  persentase 5% mendapatkan 193,74 kg/cm2, 10% dengan nilai 166,55 kg/cm2, 15% dengan nilai 231,13 kg/cm2. Dengan campuran lilin lebah pada persentase 5% mendapatkan 197,14 kg/cm2, 10% dengan niai 159,75kg/cm2, 15% dengan niai 251,53kg/cm2. Hasil pengujian termal meggunakan termokopel tipe K dengan nilai rata-rata campuran paraffin 5% dengan nilai16,21%, 10% dengan nilai 27,77%, 15% dengan nilai 42,35%. Campuran lilin lebah 5% dengan nilai 13,11%, 10% dengan nilai 22,36%, 15% dengan nilai 36,70%. Berdasarkan hasil penelitian pada kuat tekan batako dengan besaran campuran PCM dengan jenis paraffin dan lilin lebah berbanding lurus dengan hasil kuat tekan pada batako, berdasarkan hasil pengujian termal pada batako dengan besaran campuran PCM paraffin dan liin lebah juga berbanding lurus dengan menyimpan dan penyerapan panas pada batako.

References

A, A. (2018). Kajian Kuat Tekan Beton Normal Menggunakan Standar Sni 7656-2012 Dan Astm C 136-06. Rang Teknik Journal, 1(2). https://doi.org/10.31869/rtj.v1i2.760
Amir, F., Cut, B., Rayan, R., Khoir, B., Nasruddin, N., & Amin, M. (2020). Experimental Study of The Influence Use of Beeswax Against The Mechanical and Thermal Properties of Concrete. SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 14(1), 22. https://doi.org/10.24853/sintek.14.1.22-26
Asadi, I., Shafigh, P., Bin, Z. F., Hassan, A., & Mahyuddin, N. B. (2018). Author ’ s Accepted Manuscript Thermal conductivity of concrete - A review Reference : Journal of Building Engineering. https://doi.org/10.1016/j.jobe.2018.07.002
Dady, Y. T. (2015). Pengaruh Kuat Tekan Terhadap Kuat Lentur Balok Beton Bertulang. Jurnal Sipil Statik, 3(5), 341–350.
Daza-Badilla, L., Gómez, R., Díaz-Noriega, R., Avudaiappan, S., Skrzypkowski, K., Saavedra-Flores, E. I., & Korzeniowski, W. (2024). Thermal Conductivity in Concrete Samples with Natural and Synthetic Fibers. Materials, 17(4). https://doi.org/10.3390/ma17040817
Fachrizal, T., Widodo, P., & Setiabudi, B. (2023). Jurnal Sipil dan Arsitektur. 1(1), 1–7.
Handayani, T. (2010). Efisiensi Energi Dalam Rancangan Bangunan. Spektrum Sipil,1(2),102–108 https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/33871705/EFISIENSI_ENERGI_DALAM_RANCANGAN_BANGUNAN__Energy_Efficiency_in_Building_Design-libre.pdf?1401896843=&response-content disposition=inline%3B+filename%3DEFISIENSI_ENERGI_DALAM_RANCANGAN_BANGUNA.pdf&Expires=171
Published
2026-01-20
How to Cite
Haikal Fajri, Meilandy Purwandito, & Doni Saktian Ritonga. (2026). STUDI EXPERIMENTAL KUAT TEKAN DAN PENYERAPAN PANAS DINDING BATAKO DENGAN CAMPURAN PCM JENIS PARAFFIN DAN LILIN LEBAH. Jurnal Media Teknik Sipil Samudra, 6(2), 61-70. https://doi.org/10.55377/jmtss.v6i2.12119
Section
Articles