ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR ATAS AKIBAT PENAMBAHAN LANTAI YANG DI PERKUAT DENGAN METODE CONCRETE JACKETING (STUDI KASUS: GEDUNG SEKOLAH DASAR ADHYAKSA 1 JAMBI)

  • Jasinta Lizarni Putri Universitas Jambi
  • M. Nuklirullah
  • Diah Kharinnisa

Abstrak

Gedung Sekolah Dasar Adhyaksa 1 Jambi terdiri dari 2 lantai, namun ditingkatkan menjadi 4. Untuk memikul beban tambahan, dilakukan perkuatan pada kolom utama lantai 1 dan lantai 2 dengan metode concrete jacketing. Dimensi awal kolom lantai 1 dan 2 yang berukuran 250 mm x 500 mm diperbesar menjadi 400 mm x 550 mm untuk meningkatkan kapasitas struktur, maka perlu dilakukan analisis struktur untuk meninjau bagaimana efektivitas metode concrete jacketing dalam meningkatkan kekuatan struktur atas. Pada pengerjaan Tugas Akhir ini metode evaluasi digunakan dalam proses analisis melalui dua tahapan yaitu Analisis struktur dengan beban tambahan tanpa perkuatan concrete jacketing dan Analisis struktur dengan beban tambahan dan dengan. Hasil analisis menunjukkan metode concrete jacketing pada kolom kurang efektif dalam meningkatkan kekuatan struktur atas secara menyeluruh akan tetapi concrete jacketing hanya meningkatkan kekuatan pada elemen yang dilakukan perkuatan yaitu hanya pada kolom itu sendiri. Namun perkuatan kolom dengan metode concrete jacketing hanya membantu mengurangi distribusi gaya dalam pada elemen balok dan pelat melalui peningkatan kekakuan kolom. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan pada kapasitas aksial (Pn) dari 803,848 kN menjadi 4208,911 kN. kapasitas geser (Vn) meningkat dari 130,598 kN menjadi 350,509 kN. Meskipun terjadi peningkatan kapasitas kolom akan tetapi persyaratan Strong Column Weak Beam (SCWB) tidak terpenuhi sepenuhnya, dikarenakan pada joint kolom-balok khususnya joint balok 400 x 600 mm momen nominal kolom lebih kecil daripada 1,2 total momen nominal balok yang menunjukan balok pada joint tersebut lebih kuat dari kolomnya, hal ini berpotensi terjadi keruntuhan dikolom lebih dahulu daripada balok.

Referensi

Asroni, Ali. (2010). Balok dan Plat Beton Bertulang. Graha Ilmu. Yogyakarta.
Aswin, M. (2010). Nilai over strength factor pada balok beton bertulang yang menggunakan serat bendrat dan tulangan baja yang sudah mengalami pembengkokan (Kajian analitis dan eksperimental). Jurnal Rekayasa Struktur & Infrastruktur,Vol. 4, No.1, Hal: 44-54.
Badan Standarisasi Nasional. 2019. SNI 1726-2019. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Badan Standarisasi Nasional. 2019. SNI 2847:2019. Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan. Jakarta : Badan Strandarisasi Nasional.
Badan Standarisasi Nasional. 2020. SNI 1727:2020. Beban Desain Minimum dan
Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: Badan Strandarisasi Nasional.
DIANDRA, NADIA (2017) ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PADA PEKERJAAN PELAT LANTAI KONVENSIONAL DAN BONDEK. S1 thesis, UAJY.
Harahap, S., Putri, P. Y., Putra, R. R., Andayono, T., & Atika, L. (2024). Perkuatan Struktur Beton Dengan Metode Frp Pada Bangunan Gedung. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 9200-9214.
Hasanah, K., & Sari, F. (n.d.). ABSTRACT FEASIBILITY ANALYSIS OF STRUCTURAL WORK OF BUILDING E OF ENGINEERING FACULTY OF LAMPUNG UNIVERSITY AGAINST THE ADDITION OF TWO STORY LOAD AND SEISMIC LOAD.
Hirel, P., Servie, K., Dapas, O., & Pandaleke, R. (2018). PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS. Jurnal Sipil Statik, 6(Juni), 361–372.
Horse, V., & Saputra, A. J. (2024). Jurnal Teslink : Teknik Sipil dan Lingkungan Analisis Dampak Penambahan Lantai Terhadap Perkuatan Struktur Kolom dan Pondasi Bangunan Ruko 9 Lantai. 6(1), 142–156. https://doi.org/10.52005/teslink.v115i1.xxx
Khairudin, M. A., & Ryanto, M. (2023). ANALISIS STRUKTUR GEDUNG BERLANTAI DENGAN SHEAR WALL TUBE TYPE TERHADAP BEBAN GEMPA. Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS), 3(2), 260. https://doi.org/10.32897/simteks.v3i2.1070
Khoeri, H. (2020). Pemilihan metode perbaikan dan perkuatan struktur akibat gempa (Studi kasus pada Bank Sulteng Palu). Konstruksia, 12(1), 93-104.
Lesmana, Yudha. (2020). Handbook Desain Struktur Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847-2019 (1). Makassar: Nas Media Pustaka.
Lesmana, Y. (2021). Handbook Analisa dan Desain Struktur Tahan Gempa Beton Bertulang (SRPMB, SRPMM, SRPMK) Berdasarkan SNI 2847-2019 & 1726-2019. Makassar, Nas Media Pustaka (IKAPI).
Lestari, M., Suhendra, S., & Nuklirullah, M. (2021). Kajian Perhitungan Struktur Atas Bangunan Hotel di Kota Jambi. Jurnal Talenta Sipil, 4(2), 128. https://doi.org/10.33087/talentasipil.v4i2.61
Nuklirullah, M., Oktarise Dwina, D., & Ofronazel, E. (n.d.). Strength Analysis of Existing Upper Structure of Right Wing Building Jambi University Teaching Hospital Article Info ABSTRACT. https://doi.org/10.36055/fondasi.v13i2
Nuklirullah, M., Dwina, D. O., & Natasya, S. I. (2022). ANALISIS KEKUATAN GEDUNG TENGAH RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 6(2), 82-92.
Nurhaliza, N., Nuklirullah, M., & Bahar, F. F. (2021). Analisis struktur balok dan pelat lantai akibat alih fungsi bangunan (Studi kasus: Gedung rektorat Universitas Jambi). Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, 10(2), 101-110.
Peraturan Pembebanan Indonesia. 1983. Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung. Edisi Kedua. Bandung: Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan.
Perbandingan, A., Struktur, P., Gedung, P., Variasi, D., Penampang, B., Beton Bertulang, K., Ertanto, R., Giri, D., & Putra, D. (n.d.). Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil.
Purwanto, H. (2017). Analisis Efisiensi Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan. Jurnal Deformasi, 2(1), 26-36.
Rahman, A., Samsunan, S., Refiyanni, M., Faisal, R., Shaskia, N., & Soksen, S. P. (2023). ANALISIS KEKUATAN KOLOM BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT DENGAN METODE CONCRETE JACKETING. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil Dan Perencanaan, 6(1), 53–64. https://doi.org/10.24815/jarsp.v6i1.31164
Rifqi, M., Setiawan, Y., Teknik Sipil, J., Negeri Jakarta, P., & A Siwabessy, J. G. (2023). ANALISIS PERKUATAN STRUKTUR AKIBAT PERUBAHAN FUNGSI RUANG DAN PENAMBAHAN JUMLAH LANTAI PROYEK RUMAH IBADAH YAYASAN BEREA KARAWACI, TANGERANG (Vol. 5, Issue 2).
Risnandar, R., & Ryanto, M. (2022). Desain Dan Analisis Struktur Tahan Gempa Beton Bertulang Elemen Balok Dan Kolom Pada Gedung Bertingkat 10 Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (Srpmk) Berdasarkan Sni 2847-2019 & 1726-2019. Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS), 2(2), 268-280.
Saruni, C.V., Dapas, S.O., Manalip, H. (2017). Evaluasi dan Analisis Perkuatan Bangunan yang Bertambah Jumlah Tingkatnya. Jurnal Sipil Statik, 5, 591-602.
Schueller, W. (2001). Struktur Bangunan Bertingkat Tinggi.
Septiani, Virma & SILITONGA, EVANDRI & FEBRIANSYAH, ADHA & PRANAYOGA, M.. (2024). BUKU PEMBELAJARAN ANALISA STRUKTUR SAP 2000.
Subagio, H., Krisnamurti, & Paksitya Purnama Putra. (2021). EVALUASI PENAMBAHAN JUMLAH LANTAI PADA GEDUNG PERKULIAHAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.22225/pd.10.1.1965.1-12
Teknika, J., Sekar Asmara, F., Ziddan, M., Anis Rosyidah, dan, Teknik Sipil, J., Negeri Jakarta, P., & A Siwabessy, J. G. (n.d.). Teknika 13 (2): 1-7 Peningkatan Kekuatan Struktur Eksisting dengan Penguatan Struktur Menggunakan CFRP & Concrete Jacketing.
Teofany, J., Sumajouw, K. M. D. J., & Windah, R. S. (2015). EVALUASI KAPASITAS KOLOM BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT DENGAN METODE CONCRETE JACKETING. Jurnal Sipil Statik, 3(3), 167–174.
Diterbitkan
2026-01-20
Bagian
Articles